INPUTRAKYAT_MAKASSAR,– Pupuk Kaltim memberikan edukasi terkait penyaluran dan stok pupuk subsidi di wilayah pemasaran Pupuk Kaltim, melalui kegiatan Sosialisasi Product Knowledge dan Media Tour yang rutin dilakukan setiap tahun.
Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Myko and Convention Center Makassar, Rabu 4 September 2018. Kegiatan yang sama juga telah dilaksanakan di Surabaya pada 9 Mei 2018 dan Malang pada 11 Mei 2018.
Sosialisasi dibuka oleh Superintendent Hubungan Internal Departemen Humas Pupuk Kaltim Nurdi Saptono. Turut hadir Manager Pemasaran PSO 2 Nour El Haq. Materi-materi sosialisasi disampaikan oleh Superintendent Pemasaran PSO 2 Pupuk Kaltim Slamet Sunardi dan Staf Pelayanan & Komunikasi Produk Pupuk Kaltim Angga Andhika Putra.
“Dari tahun ke tahun, berita tentang kelangkaan dan pemalsuan pupuk juga banyak. Kami berharap kalangan media tau mana pupuk yang asli dan palsu. Selain itu juga untuk mengetahui tentang pola RDKK, siapa saja yang berhak mendapat pupuk bersubsidi,” terang Nurdi.
Dalam kesempatan yang sama, Slamet Sunardi juga memaparkan, untuk menjaga stok aman yang telah ditentukan oleh SK Menteri Pertanian, pengadaan pupuk bersubsidi selain dari pusat produksi di Bontang, Kaltim juga akan dipasok dari beberapa Distribution Center (DC) yang tersebar di Makassar.
“Proses pendistribusian pupuk bersubsidi dilakukan menggunakan distribusi pupuk bersubsidi secara tertutup dengan sistem distribusi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), sehingga untuk memperoleh pupuk, petani diwajibkan menyusun RDKK,” jelas Slamet.
Ditambahkan oleh Angga, kegiatan antisipatif lainnya yang terus dilakukan Pupuk Kaltim yaitu dengan meningkatkan sistem monitoring stok dengan penggunaan aplikasi Distribution Planning and Control System (DPCS).
Selain itu, Pupuk Kaltim juga menyediakan jaringan bebas pulsa untuk petani, kios resmi dan distributor yang ingin menyampaikan keluhan dan saran guna meminimalisir adanya permasalahan yang timbul terkait penyaluran pupuk bersubsidi. “Silahkan menghubungi nomor 0800-100-6789,” jelas Angga.
Pupuk Kaltim sebagai anak Perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai instruksi dari Pemerintah. Untuk kabupaten Sulawesi Selatan, hingga 31 Agustus 2018, Pupuk Kaltim telah menyalurkan 214.310 ton Urea subsidi atau 77% dari alokasi SK Menteri Pertanian RI sebesar 277.880 ton.
Dalam mengamankan distribusi pupuk subsidi dan mencegah terjadinya penyimpangan penyaluran di lapangan, Pupuk Kaltim telah meningkatkan stok di daerah melebihi dari ketentuan yang berlaku.(*)
Liputan : Noya | Editor : AMK














