INPUTRAKYAT_MAKASSAR, — Perguruan tinggi STIE Nobel menggelar Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI).
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan skill pengajar guna peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Kegiatan Pekerti yang di gelar di Hotel Aerotel Smile Jl. Muchtar Luthfi, kota Makassar ini, dihadiri oleh 51 peserta dari berbagai daerah yang ada di Indonesia, seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, hingga Papua.
Salah satu peserta asal Papua Fatma Wada S, mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan tersebut, karena menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas pengajar, juga memberikan pengalaman beeharga yang dapat disalurkan kepada instansi maupun masyarakat Papua.
“Kegiatan pekerti ini sangat bagus, khususnya bagi para dosen. Karena di sini kita dilatih membuat RPM dan membuat jurnal,” ujar Fatma saat ditemui di Aerotel Smile.

Menurut Doktor muda yang mengajar di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Kampus Biak, Pekerti merupakan salah satu wahana yang dapat dimanfaatkan untuk membentuk karakter pendidik, terlebih lagi untuk daerah-daerah yang sedang membangun seperti Papua.
“Saya rasa ini dapat membentuk karakter dosen dan meningkatkan kompetensi dosen, utamanya bagi kita terlibat dalam dunia pendidikan.”
“Karena memang pekerti ini sangat penting untuk dosen, sertifikatnya bisa untuk sertifikasi dosen, peningkatan jabatan, dan lain-lainnya,” pungkasnya. (*)














