Example 728x250
Example 728x250
Input Regional

Gegara HP, Seorang Pemuda di Bone Dianiaya Oknum Polisi

458
×

Gegara HP, Seorang Pemuda di Bone Dianiaya Oknum Polisi

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_BONE,–Seorang anak menjadi korban pemukulan oleh oknum Polri yang bertugas di Polsek Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kejadian ini terjadi Senin malam (25/05/2020) di belakang gedung Polsek Kecamatan Salomekko. Korban yang diketahui berinisial Batti mengalami luka di sekujur tubuhnya, bagian mata, serta luka memar di punggung dan paha.

Aksi pemukulan ini dilatarbelakangi hanya karena masalah sepele, dimana korban terlambat mengantarkan handphone pelaku Bripka inisial AL dengan tepat waktu. Hal itu diungkapkan korban kepada wartawan, Rabu (27/05/2020).

“Terlambat ki’ saya bawakan HP nya yang di servis di Bone kota, dia minta HP nya diantarkan ke Salomekko karena dia mau bawa ke yang punya HP, saya terlambat bawakan karena ada urusanku juga mendadak di Bone kota,” tambahnya.

Terpisah Bripka AL berdalih, kalau hal itu terjadi karena dia dengan korban sudah dekat. Seperti orang tua dan anak.

“Sejak kecil Batti sering ikut sama saya seperti kalau ada lagi mau saya service HP nya pelangganku, karena pekerjaan service HP ini memang sampingan saya, bahkan saya punya motor pribadi dan saya berikan kepada dia untuk dia gunakan sejak SMP,” ujar AL.

Selain Batti kata dia, saya juga dekat dengan kedua orang tuanya dan bahkan setelah kejadian ini saya langsung bertemu dengan Ibu korban untuk menyampaikan apa yang terjadi.

“Sebenarnya begini pak, saya berniat mendidik Batti untuk lebih bertanggungjawab terhadap apa yang diamanahkan, dan saya berharap ini diselesaikan jalur kekeluargaan,” sambungnya.

Sementara itu, Paursubbaghumas Polres Bone Ipda Rayendra saat dikonfirmasi dirinya tak berkomentar lebih banyak.

“Laporan diterima semalam sehingga respons cepat kami lakukan, dan sudah diambil keterangan korban dan juga terperiksa,” sebut Rayendra.

Kejadian ini patut disayangkan terjadi, mengingat pelaku adalah seorang anggota Polri aktif yang seharusnya melindungi dan mengayomi masyarakat malah melakukan tindakan kekerasan, tambahnya.

Liputan: * | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *