INPUTRAKYAT_LUTIM,–Rahman atau kerab disapa kapten Rahman warga Desa Balantang, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, keluhkan kebijakan PT Citra Lampia Mandiri (CLM).
Kata dia, sejak PT CLM menambang di wilayah Desa Harapan dan Pongkeru dirinya tidak pernah mendapatkan kompensasi berupa uang debu, ungkapnya kepada wartawan, Senin (28/12/2020).
Sementara itu kata dia, semua warga yang memiliki lahan di area pertambangan PT CLM sudah mendapatkan kompensasi setiap bulannya sampai saat ini, sambungnya lagi.
“Warga yang memiliki lahan di wilayah tersebut setiap bulan diberi uang debu, sementara saya tidak pernah diberikan. Ini sama halnya diskriminasi,” tandasnya.
Menurutnya, persoalan ini saya sudah adukan ke pihak CLM, kepala Desa dan bahkan saya sudah laporkan ke kepolisian, tapi sampai saat ini belum juga menuai titik terang.
“Lahan saya di wilayah itu seluas 6 hektar yang dipenuhi kurang lebih 4 ribu tanaman lada (merica) dan letaknya berada di pinggir jalur transportasi aktivitas pertambangan tepatnya di Km 9 Desa Harapan,” terangnya.
Akibat aktivitas pertambangan tersebut sebagian tanaman saya mati dan dipenuhi debu ketika kendaraan perusahan melintas menuju pelabuhan, ujarnya.
“PT. CLM sangat merugikan saya, dan saya tidak tahu lagi dimana saya harus mengadu pak, sementara pihak perusahaan seolah-olah tutup mata dalam persoalan ini,” kuncinya.
Sementara itu, Kepala Tehnik Tambang (KTT) PT. CLM, Ahmad Surana mengungkapkan, kalau dirinya tak tahu menahu hal itu.
“Saya baru tahu soal itu pak kalau ada salah satu pemilik lahan di lokasi tambang tidak pernah menerima uang kompensasi debu,” ungkapnya.
Kebijakan ini sudah berjalan 1 tahun lebih. Dan sebanyak 84 orang yang menerima kompensasi tersebut, sebagaimana hasil pembahasan saat itu yang melibatkan pemerintah, perusahaan dan perwakilan masyarakat yang dipimpin langsung pak Budiman Hakim selaku ketua tim terpadu yang juga menjabat sebagai staf ahli hukum dan pemerintahan Pemkab Lutim, jelasnya.
“Nanti kami cek betul kah pak Rahman tidak menerima kompensasi sementara setahu saya namanya tertera di dalam daftar sebagai penerima,” tutupnya.
Liputan: Amk | Editor: Redaksi.














