Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Ryan Latif: Surat Bupati Lutim ke PT Vale Asbun dan Blunder

1041
×

Ryan Latif: Surat Bupati Lutim ke PT Vale Asbun dan Blunder

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Wapres DPP Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Ryan Latief mengapresiasi langkah Bupati Luwu Timur (Lutim), H. Budiman lantaran melayangkan surat kepada PT Vale Indonesia Tbk. Hanya saja, Ryan Latief menilai surat Bupati Lutim itu tanpa kajian khusus.

“Saya ingatkan Bupati agar tidak asal bunyi (Asbun) tapi perlu kajian khusus apalagi ada dugaan potensi kerugian negara terhadap hak pengelolaan PLTA Larona,” katanya, Sabtu (10/07/2021).

Menurut Ryan, dari 11 Poin isu strategis perkembangan PT Vale yang dimuat dalam surat Bupati Lutim tersebut. Ada langkah blunder terkait surat Bupati ke perusahaan nikel terbesar di Sorowako ini.

“Salah satu contoh kecil beliau (Budiman) bicara tentang TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) perda TJSL sejak tahun 2019 ditetapkan belum ditindak lanjuti dengan Perbup,” urainya.

Padahal, lanjut Ryan Latief, Bupati H Budiman harusnya terlebih dahulu bersama Kepala Bapelitbangda dan Dinas Keuangan membuat rancangan Perbupnya.

“Setelah diteken baru minta semua perusahaan laksanakan (bukan hanya vale). Lalu lakukan evaluasi,” tegasnya.

Disisi lain kata Ryan, salah satu poin dalam muatan surat yang dilayangkan ke PT Vale, Bupati menekankan harus ada putra daerah yang mengelola PT Vale.

Akan tetapi di dalam perusahaan BUMD PT Bumi Timur Mineral saja, perusahan milik Pemda Lutim itu dipimpin bukan putra daerah melainkan orang luar, bahkan saat ini masih tersangkut proses hukum.

“Tindakan Bupati tidak elegan hanya seperti Ketua Ormas dan LSM, harusnya Bupati terlebih dahulu membentuk tim kajian sesuai keahlian masing-masing. Selanjutnya, melakukan bedah kasus satu persatu pokok persoalan,” sarannya.

“Tidak asal bunyi di media yang bisa menimbulkan gejolak sosial dan mengeluarkan surat ke Vale tanpa kajian ilmia dan hukum, apalagi PT Vale mendapat perlakuan khusus oleh pemerintah pusat. Mereka Perusahaan TBK jangan sampai terjadi blunder oleh Pemda salah satunya divestasi saham,” sambung Ryan.

Ryan Latief juga mempertanyakan apakah Pemda Lutim sudah memiliki dana untuk Divestasi Saham.

“Apakah Pemda Lutim sudah punya orang-orang perseroan yang paham pengelolan Divestasi Saham ??benahi dulu struktural, saran saya benahi Internal BUMD yang ada di di Luwu Timur,” pungkasnya.

Liputan: Rls | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *