INPUTRAKYAT_LUTIM,–Warga Dusun Kuari, Desa Asuli, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur meminta ke manajemen PT. Vale Indonesia untuk mengganti rugi lahan yang dilalui jalur pipa minyak.
Demikian diungkapkan salah satu pemilik lahan yang dilalui jalur pipa yang enggan disebut namanya kepada media ini.
“Persoalan ini sudah dua tahun, namun sampai saat ini belum ada kejelasan. Dari 12 orang pemilik lahan, sisa 9 orang yang belum sepersen pun diberi kompensasi,” ungkapnya.
Olehnya itu, kami berharap PT. Vale Indonesia segera mengganti rugi lahan kami yang dilintasi pipa minyak.
Menyikapi hal itu, pihak PT. Vale, Charles dan KPHL Larona Malili turun meninjau lokasi yang dimaksud, Jumat (08/10/2021) kemarin.
Dalam peninjauan itu, pihak PT. Vale dan KPHL menentukan titik koordinat untuk memastikan lahan yang mana masuk dalam kawasan dan tidak masuk dalam kawasan.
“Kami tentukan dulu yang mana lahan masuk dalam kawasan dan tidak masuk dalam kawasan, kita serahkan dulu ke KPHL, sembari kita tunggu hasilnya,” kunci Charles.
Liputan: Amrung | Editor: Redaksi.














