Ada Oknum Bidan di Lutim Diduga Layani Aborsi, Pasien Mengaku Beri Upah Rp 3,5 Juta

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Nama baik tenaga kesehatan di Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, tercoreng lantaran beredarnya informasi dugaan praktik aborsi yang dilakukan oleh salah satu bidan.

Bidan yang dimaksud berinisial YK dan bertugas di Puskesmas Kecamatan Tomoni Timur, sebagaimana pengakuan pasien aborsi berinisial MV dalam rekaman suara yang diterima redaksi media ini.

Masih dalam rekaman suara tersebut, MV menceritakan kalau dirinya akan menggugat seorang pria inisial SI yang diduga sebagai suami sirinya melalui salah satu kuasa hukum. Bahkan ia juga menyebut kalau tindakan aborsi ini atas permintaan suami sirinya.

Tak sampai disitu, MV menjelaskan pula kalau tindakan aborsi ini ia lakukan beberapa bulan lalu tepatnya di tahun ini dan bahkan nyaris tewas lantaran mengalami pendarahan.

Bahkan ia juga membeberkan kalau aborsi ini merupakan tindakan kedua kalinya ia lakukan di bidan YK dengan upah 3,5 juta yang dibayar oleh SI.

“Sudah dua kali saya aborsi di bidan YK, hampir saya mati saat itu karena pendarahan, dan itu diketahui orang tua saya, sampai saya dipukuli, bahkan sampai sekarang saya kalau banyak gerak pasti keluar darah sehingga saya masih kontrol ke dokter,” bebernya.

Tudingan yang dialamatkan kedirinya ini dibantah keras bidan YK saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Sabtu (09/10/2021).

“Tidak benar itu pak, kasus lama itu, kenapa diungkap lagi, kasus ini bulan dua tahun ini,” tepisnya.

Tak hanya itu, YK juga berdalih kalau dirinya hanya menolong pendarahan MP bukan melakukan aborsi.

“Saya sudah ditelepon MV kemarin dia mengatakan kalau pernyataan dirinya itu tidaklah benar,” tutupnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Anugrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *