Example 728x250
Example 728x250
Input Sulteng

Camat Petasia Target Desa Gililana Sentra Penghasil Lobster

1362
×

Camat Petasia Target Desa Gililana Sentra Penghasil Lobster

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MORUT,–Desa Gililana, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulteng, bakal dijadikan sebagai kampung penghasil lobster.

Rencana itu dibahas Camat Petasia, Novrianto Najamudin bersama Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Morut, Yunber Bamba, di Kantor Camat Petasia, Jumat (3/11/2023) kemarin.

“Rencana pembudidayaan lobster ini akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang,” ungkap Novri yang juga Plh Kades Gililana.

Ia menyebut, 80 persen warga Desa Gililana mata pencariannya adalah nelayan, karena Desa itu letaknya berada di tepi Teluk Tomori, sehingga budidaya lobster sangatlah berpotensi.

Mengawali rencana program tersebut, Camat Petasia, Novrianto menyerahkan sebuah proposal ke Dinas Perikanan untuk menjadi pertimbangan penganggaran.

Bahkan dalam pertemuan itu, Novrianto juga menggambarkan stategis budidaya lobster nantinya di Desa Gililana dalam konsep penangkaran dan pengembangan benih lobster.

Dari segi pemasaran kata Novrianto, Morut terdapat pertambangan dan rumah makan. Ini bisa menjadi sasaran penjualan lobster, karena kita menargetkan budidaya ini menjadi penopang pendapatan masyarakat.

Meski begitu, program ini bisa sukses ketika adanya dukungan seluruh elemen dan masyarakat untuk terwujudnya Desa Gililana lumbung lobster.

Senada dari itu, Kadis Perikanan Morut Yunber Bamba mengapresiasi gagasan program yang diusulkan pemerintah Desa Gililana dan pemerintah Kecamatan Petasia yang bertujuan meningkatkan perekonomian dan menarik wisatawan bertandang di Gililana.

“Kami pelajari dulu pengajuan ini agar bisa ditindaklanjuti melalui anggaran hibah yang nantinya dikelolah kelompok nelayan melalui Bumdes Gililana,” pungkasnya.

Sekedar informasi, Desa Gililana berpotensi sebagai lokasi pengembangan hewan dengan bentuk tubuh beruas-ruas tersebut.

Desa Gililana merupakan daerah yang berada di tepi Teluk Tomori yang lokasinya terletak pada koordinat S 01o 55’48.4” dan E 121o
23’12.3”.

Kampung tersebut dapat ditempuh dari Kolonodale menggunakan perahu motor
selama kurang lebih setengah jam, selanjutnya dari dermaga berjalan kaki selama sekitar 10 menit.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *