Example 728x250
Example 728x250
Input Sulteng

DPRD Morut Kunker ke Dirjen Minerba, Usulkan Pembangunan UPTD Pertambangan

1010
×

DPRD Morut Kunker ke Dirjen Minerba, Usulkan Pembangunan UPTD Pertambangan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MORUT,–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulteng, kunjungan kerja (kunker) ke Dirjen Mineral dan Batubara (Minerba), Jumat (3/11/2023).

Kunker tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Morut, Hj. Warda Dg Mamala didampingi Wakil Ketua II DPRD Morut, Muhamad Safri beserta lima anggota dewan lainnya.

Setiba di Gedung Dirjen Minerba, Jl Prof. DR. Soepomo, Menteng Dalam, Jakarta Selatan, rombongan DPRD Morut disambut langsung Dirjen Minerba, Letjen TNI (Purn) Bambang Suswantono.

Di kunker itu, Ketua DPRD Morut, Hj. Warda Dg Mamala meminta ke Dirjen Minerba untuk membangun UPTD Pertambangan di wilayah Morowali Utara yang bertujuan pendekatkan pelayanan terkait pertambangan.

Sebagai contoh kata dia, ketika warga berunjuk rasa di pemerintah dan DPRD Morut soal pertambangan atau soal ganti rugi lahan, tentu kami langsung berkoordinasi ke UPTD Pertambangan sehingga permasalahan pertambangan bisa cepat dan lebih mudah.

Merespon dorongan tersebut, Dirjen Minerba, Letjen TNI (Purn) Bambang Suswantono, menyambut positif koordinasi DPRD Morut terkait persoalan pertambangan di Morowali Utara.

Ia menyebut, DPRD tidak hanya fokus pada manfaat ekonomi dari pertambangan, tetapi juga mempertimbangkan masalah sosial, lingkungan dan kemasyarakatan.

Menurutnya, keberlangsungan usaha pertambangan harus didukung oleh keseimbangan ekonomi dan sosial, untuk pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk membentuk sistem teknologi informasi yang bertujuan mendekatkan pelayanan dan pengawasan pertambangan di Morut,” janjinya.

Bahkan, pihaknya akan membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang nantinya akan menempatkan inspektur tambang.

“Ini merupakan langkah konkrit dalam mengoptimalkan manfaat ekonomi dan sosial dari kegiatan pertambangan di daerah tersebut,” pungkasnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *