INPUT_KESEHATAN,–Jutaan orang di seluruh dunia, terutama remaja, menderita anemia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa sekitar 25% orang di seluruh dunia mengalami anemia, dengan kasus tertinggi di kalangan remaja perempuan dan anak-anak (World Health Organization, 2021).
Perkembangan fisik dan kognitif remaja yang menderita anemia dapat sangat memengaruhi kualitas hidup dan prestasi akademik. Salah satu penyebab utama anemia remaja adalah kekurangan zat besi, Hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang bertanggung jawab untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, terdiri dari zat besi (Cappellini et al., 2019).
Studi terbaru menunjukkan bahwa selain zat besi, nutrisi lain seperti vitamin A, zinc, dan asam folat juga berperan penting dalam mencegah anemia dan mendukung kesehatan darah.
Berikut makanan pendukung lainnya dalam upaya mencegah anemia :
1. Makanan Kaya Zat Besi
- Sayuran berdaun hijau, seperti brokoli, kangkung, dan bayam, adalah sumber zat besi non-heme. Meskipun penyerapan zat besi dari sumber nabati ini lebih buruk daripada dari sumber hewani.
- Roti, sereal sarapan, dan biji-bijian yang diperkaya juga dapat menjadi sumber zat besi yang baik. Mereka telah menemukan bahwa menambahkan zat besi ke biji-bijian dapat membantu mengurangi tingkat anemia di masyarakat umum.
2. Makanan Kaya Vitamin C
- Stroberi adalah buah lain yang sangat kaya akan vitamin C mengandung sekitar 85 mg vitamin C.
- Paprika, khususnya paprika merah, adalah sayuran yang sangat kaya akan vitamin C.
- Sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kale juga mengandung vitamin C, tetapi lebih sedikit daripada buah sitrus dan paprika.
- Brokoli adalah sayuran lain yang kaya vitamin C, satu cangkir brokoli yang dimasak mengandung sekitar 81 mg vitamin C.
- Kiwi adalah buah lain yang sangat kaya vitamin C, satu buah kiwi mengandung sekitar 71 mg vitamin C.
3. Makanan Kaya Asam Folat
Asam folat juga ditemukan dalam buah-buahan seperti alpukat, stroberi, dan jeruk. Sebuah buah jeruk besar dapat mengandung sekitar 55 mikrogram asam folat.
Asam folat dapat ditemukan dalam biji-bijian dan kacang-kacangan, seperti kacang hitam, kacang polong, ungags dan lentil.
Oleh karna itu, Asam folat adalah nutrisi penting yang membantu pembentukan DNA, RNA, dan pembelahan sel. Sayuran berdaun hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, protein hewani dan biji-bijian.
DAFTAR PUSTAKA











