INPUTRAKYAT_JAKARTA,–Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menggugat cerai istrinya Veronica Tan mendapat tanggapan dari Pengamat Politik.
Pengamat Politik dari Universitas Indonesia, Arbi Sanit menduga keputusan Ahok menggugat cerai Veronica lantaran tak mau diintervensi keluarga dalam berpolitik. Sebab, selama ini keluarga dijadikan alasan untuk mengalah dalam kasus yang menjeratnya, khususnya dalam berpolitik.
“Jangan-jangan ini persoalan besar juga, keluarga dia mendukung jadi politisi, tapi keluarga dari Veronica Tan tak mendukung dia menjadi politisi,” ujar Arbi, Selasa (09/01/18).
Mengingat, pada saat Ahok divonis bersalah dengan sanksi 2 tahun penjara, dia tak batal mengajukan banding, alasannya karena keluarga. Alhasil Ahok harus rela dipenjara 2 tahun, saat ini dia mendekam di Mako Brimob, Kelapadua, Depok.
“Waktu dia menyerah menerima hukum tak melanjutkan pembela itukan alasannya adalah keluarga. Jadi ada kemungkinan dibelakang sikap itu, bahwa sebenarnya dia didesak keluarga bukan kemauan sendiri, ada kesan begitu,” ujarnya.
“Dia (Ahok) mau melanjutkan (dengan mengajukan banding), tapi keluarganya enggak setuju, lalu dia ngalah, jadi itu salah satu penyebab kekecewaan bagi dia. Dia terlahir sebagai politisi, perkara seperti itu alami dan dapat dialami sebagai politisi,” sambungnya.
Sebelumnya, Kuasa Hukum Ahok, Josefina Agatha Syukur mengatakan bahwa kliennya benar melayangkan surat gugatan ke PN Jakarta Utara. Gugatan tersebut dikirim pada Jumat (5/1) sesuai dengan yang tertera dalam surat.
“Benar, pak Ahok gugat cerai (Veronica Tan) iya benar,” kata Josefina.
Liputan: Wulan | Editor: Wulan.














