Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Meski Retribusi Dipangkas, Pendapatan Lutim Tetap Lampaui Target Awal Tahun

843
×

Meski Retribusi Dipangkas, Pendapatan Lutim Tetap Lampaui Target Awal Tahun

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mencatat kinerja positif pada realisasi pendapatan triwulan I tahun ini. Meski sejumlah objek pajak dan retribusi dihapus atau dipangkas sebagai bagian dari kebijakan pro-rakyat, capaian pendapatan justru melampaui target.

Kebijakan penghapusan retribusi tersebut bertujuan meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, hal itu tidak menghambat upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan lainnya.

Hingga akhir triwulan I, realisasi pendapatan daerah mencapai 26,23 persen, melampaui target 15 persen. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Luwu Timur, Muhammad Yusri, Kamis (9/4/2026).

Menurut Yusri, capaian tersebut ditopang sejumlah sektor, di antaranya PBJT tenaga listrik yang terealisasi 20,86 persen dari target 15 persen, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) sebesar 29,96 persen atau Rp 52 miliar dari target triwulan I Rp 26 miliar, PBJT makan atau minum (restoran) 32.44 persen atau Rp 3.568.925.958 dari target triwulan Rp 1 1,6 milyar serta kontribusi dari sektor pajak lainnya diantaranya PBJT jasa perhotelan, PBJT jasa kesenian dan hiburan, pajak air tanah, PBB-P2, BPHTB, Opsen PKB, serta Opsen BBNKB.

Ia menambahkan, target pendapatan daerah tahun ini sebesar Rp 2,3 Triliun dan pihaknya optimistis dapat tercapai. Berbagai upaya terus dilakukan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi, termasuk peningkatan pengawasan, pembenahan sistem pemungutan, serta optimalisasi sektor unggulan.

“Terkait kebijakan penghapusan retribusi tertentu yang pro-rakyat seperti parkir dan sewa sarana olahraga, itu tidak menjadi persoalan dan tidak mengganggu stabilitas fiskal daerah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *