Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Bupati Irwan Tegaskan Tanpa Ordal, Guru Lulus Seleksi Diminta Jadi Trainer Bahasa Inggris di Lutim

155
×

Bupati Irwan Tegaskan Tanpa Ordal, Guru Lulus Seleksi Diminta Jadi Trainer Bahasa Inggris di Lutim

Sebarkan artikel ini

INPURAKYAT_LUTIM,— Pemerintah Kabupaten Luwu Timur resmi mengukuhkan program sekolah berbahasa Inggris, SD dan SMP melalui kerja sama dengan lembaga pendidikan Briton, Rabu (6/5/2026), di Aula Dinas Pendidikan Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan program ini tidak lepas dari berbagai saran dan masukan dari banyak pihak.

“Alhamdulillah, berkat kebersamaan dan kerja sama yang telah kita lakukan beberapa waktu lalu, serta berbagai masukan tersebut, program ini dapat berjalan dengan baik seperti yang kita laksanakan hari ini,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, program ini diikuti oleh guru-guru Bahasa Inggris SD dan SMP yang telah melalui proses seleksi ketat. Dari 100 peserta yang mengikuti tes, hanya 30 orang yang dinyatakan lulus.

“Perlu saya tegaskan bahwa pemilihan ini bukan asal pilih, tidak ada keterlibatan ‘orang dalam’ (Ordal). Ini murni berdasarkan hasil seleksi tanpa campur tangan pihak manapun. Kita ingin menghasilkan peserta yang benar-benar berkualitas,” tegasnya.

Sebanyak 30 peserta terpilih akan mengikuti pelatihan intensif selama 4 hingga 5 bulan. Selanjutnya, mereka akan kembali diseleksi menjadi 15 peserta terbaik untuk mengikuti program lanjutan ke luar negeri.

“Dari 30 peserta, akan dipilih 15 orang terbaik yang akan diberangkatkan ke Australia dan Inggris untuk belajar langsung selama kurang lebih satu bulan. Sepulangnya, mereka diharapkan menjadi trainer bagi guru lainnya,” jelasnya.

Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam penguasaan bahasa asing. Selain Bahasa Inggris, ke depan juga akan dikembangkan pelatihan Bahasa Mandarin.

Langkah ini dinilai penting untuk menjawab tantangan investasi di Luwu Timur, terutama pada sektor industri berbasis teknologi seperti smelter dan industri baterai yang banyak melibatkan tenaga kerja serta teknologi dari China.

“Kita tidak ingin hanya menjadi penonton. Kita ingin putra-putri daerah mampu berperan aktif dan mendampingi investasi tersebut,” tambahnya.

Bupati Irwan juga mendorong para peserta untuk mengikuti program ini dengan serius dan penuh tanggung jawab, mengingat kesempatan yang diperoleh tidak mudah.

“Dari 100 orang, hanya 30 yang lulus. Ini kesempatan yang sangat berharga. Saya yakin tidak ada yang tidak bisa jika kita mau belajar,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan turut mengapresiasi inovasi di bidang pendidikan berupa aplikasi digital yang mampu menampilkan data kondisi sekolah secara menyeluruh, mulai dari kebutuhan guru hingga sarana dan prasarana.

“Aplikasi ini luar biasa dan merupakan karya anak daerah. Ke depan akan kita launching pada momentum hari jadi daerah,” ungkapnya.

Di akhir sambutan, Bupati Irwan juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kehadirannya karena sebelumnya mengikuti kegiatan bersama Ketua Umum PGRI Pusat terkait seminar perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di Luwu Timur.

“Selamat kepada seluruh peserta yang telah lulus seleksi. Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa manfaat dan berkah bagi daerah yang kita cintai,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *