Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

BPBD Luwu Timur Terima Kunjungan Kepala BASARNAS Makassar: Perkuat Sinergi Penanganan Bencana

35
×

BPBD Luwu Timur Terima Kunjungan Kepala BASARNAS Makassar: Perkuat Sinergi Penanganan Bencana

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,— Upaya memperkuat koordinasi dalam penanganan bencana terus digencarkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur menerima kunjungan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, S.Sos., M.M., pada Senin (5/5/2026).

Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara Basarnas Makassar dan BPBD Luwu Timur, khususnya dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta efektivitas penanganan kedaruratan bencana, terutama pada operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Dalam pertemuan itu, Muhammad Arif Anwar menegaskan bahwa kolaborasi lintas instansi merupakan kunci utama dalam mempercepat respons saat terjadi bencana. Menurutnya, koordinasi yang solid akan sangat menentukan keberhasilan operasi di lapangan.

Ia juga menyoroti kondisi geografis Kabupaten Luwu Timur yang memiliki potensi kerawanan bencana cukup tinggi. Karena itu, diperlukan kesiapsiagaan maksimal serta dukungan kerja sama yang kuat antarinstansi.

“Luwu Timur termasuk daerah dengan potensi bencana yang cukup tinggi. Maka dari itu, sinergi antara Basarnas dan BPBD harus terus diperkuat agar penanganan darurat bisa berjalan optimal,” ujarnya.

Melalui kunjungan ini, kedua pihak diharapkan dapat mempererat kerja sama, terutama dalam hal pertukaran informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pelaksanaan operasi SAR yang lebih efektif dan terkoordinasi.

Sementara itu, BPBD Luwu Timur menyambut positif kunjungan tersebut sebagai bagian dari langkah konkret dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi berbagai potensi bencana.

Dengan terjalinnya koordinasi yang semakin intensif, diharapkan penanganan bencana di Luwu Timur dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan mampu meminimalisir risiko serta dampak bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *