INPUTRAKYAT_MAKASSAR,–Nilai Tukar Petani (NTP) gabungan Provinsi Sulawesi Selatan bulan Januari 2018 sebesar 101,52. Terjadi penurunan sebesar 0,18 persen bila dibandingkan dengan NTP Bulan Desember 2017 dengan NTP sebesar 101,71, hal ini diungkapkan Kepala BPS Sulsel Nursam Salam kepada InputRakyat.co.id, di Kantor BPS Sulsel, Jln. Haji Bau, Kota Makassar, Kamis (01/02/18).
Menurutnya, nilai Tukar Petani (NTP) yang di peroleh dari perbandingan indeks harga yang di terima petani (it) terhadap indeks harga yang di bayar petani (ib), merupakan salah satu Indikator untuk melihat tingkat kemampuan daya beli petani di pedesaan.
Lanjutnya, NTP juga menunjukkan daya tukar (term of tradel dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani.
Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaaan pada Januari 2018, NTP di Sulawesi Selatan Secara umum mengalami penurunan sebesar 0,18 persen dibandingkan bulan sebelumnya, terang Nursam.
NTP bulan Desember 2017 sebesar 101,71 turun menjadi 101,52 pada bulan januari 2018. Penurunan tersebut di sebabkan karena terjadi kenaikan pada indeks yang di bayar petani (ib) yang lebih besar dibanding kenaikan pada indeks yang di terima petani (it). Kenaik ib sebesar 0,56 persen sedangkan kenaikan it hanya sebesar 0,37 persen, bebernya.
Kata Nursam, indeks yang di bayar petani (ib) mengalami kenaikan pada semua sub sektor yaitu sub sektor tanaman pangan mencapai 0,65 persen, sub sektor tanaman hortikultural naik sebesar 0,67 persen, sub sektor perkebunan rakyat naik sebesar 0,68 persen, sub sektor peternakan sebesar 0,17 persen dan sub sektor perikanan naik sebesar 0,78 persen.
Indeks yang di terima petani (it) mengalami kenaikan pada sub sektor tanaman pangan sebesar 2,30 persen, sedangkan pada empat sub sektor lainnya mengalamj penurunan dengan penurunan terbesar terjadi pada sub sektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,58 persen.
NTP Subsektor Tanaman Pangan (NTPP) tercatat sebesar 100,79; Subsektor Hortikultura (NTPH) Sebesar 106,78; Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) sebesar 91,54; Subsektor Peternakan (NTPT) Sebesar 109,49 ; dan Subsektor Perikanan (NTNP) sebesar 103,77.
Apabila di bandingkan dengan periode bulan sebelumnya, satu Subsektor mengalami kenaikan NTP dan empat Subsektor mengalami kenaikan NTP dan empat Subsektor lainnya mengalami penurunan.
Kenaikan terjadi pada Subsektor Tanaman Pangan Sebesar 1,64 persen. Penurunan NTP sebesar terjadi pada Subsektor Perkebunan Rakyat sebesar 2,25 persen.
Ia menambahkan, mengalami penurunan sebesar 0,18 persen. NTP gabungan Provinsi Sulawesi Selatan bulan januari 2018 sebesar 101,52, bila di bandingkan dengan NTP bulan Desember 2017 dengan NTP sebesar 101,71, tutupnya.
Liputan: Noya | Editor: Zhakral.














