Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

PT CLM Perkuat Ketahanan Pangan, Petani Jagung di Lima Desa Dapat Dukungan Penuh

5
×

PT CLM Perkuat Ketahanan Pangan, Petani Jagung di Lima Desa Dapat Dukungan Penuh

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Komitmen mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan PT Citra Lampia Mandiri (CLM) melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Perusahaan memberikan dukungan menyeluruh kepada petani jagung di Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga pendampingan pasca panen.

Program ini mendapat sambutan positif dari para petani. Salah satunya, Rudi, yang mengaku kini dapat mengembangkan usaha taninya lebih optimal berkat bantuan yang diberikan perusahaan.

“Selama ini biaya produksi, terutama untuk pupuk dan perawatan lahan, menjadi kendala utama. Dengan adanya dukungan dari PT CLM, kami bisa meningkatkan luas tanam dan lebih fokus mengelola lahan,” ungkapnya, Senin (4/5/2026).

Dalam program tersebut, PT CLM menyalurkan bibit jagung unggul varietas Bisi 18 beserta berbagai kebutuhan pertanian lainnya, seperti pupuk kandang, pupuk Urea non-subsidi, pupuk NPK, serta sarana pengendalian hama dan penyakit tanaman. Selain itu, perusahaan juga menyediakan bantuan mesin pemipil jagung guna mendukung proses pasca panen.

Manager Eksternal PT CLM, Fauzi, mengatakan program ini dirancang untuk membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pertanian di wilayah pemberdayaan perusahaan.

“Melalui Program PPM, kami mendampingi petani sejak tahap persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen dan pasca panen. Harapannya, petani dapat memperoleh hasil yang lebih maksimal dan berkelanjutan,” kata Fauzi saat melakukan peninjauan lapangan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Darlan.

Menurutnya, petani hanya menyediakan lahan dan tenaga kerja, sementara kebutuhan produksi pertanian difasilitasi oleh perusahaan. Selain itu, peserta program juga memperoleh insentif kerja sebesar Rp500 ribu per hektare setiap bulan selama masa budidaya hingga pasca panen.

Fauzi menjelaskan, pengembangan komoditas jagung tersebut ditargetkan mencakup lahan seluas 20 hektare yang tersebar di lima desa wilayah pemberdayaan PT CLM, yakni Desa Harapan, Desa Pasi-Pasi, Desa Laskap, Desa Pongkeru, dan Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili.

“Targetnya masing-masing desa mengelola sekitar empat hektare lahan. Hingga saat ini, realisasi penanaman telah mencapai delapan hektare dan akan terus bertambah secara bertahap,” jelasnya.

Selain mendukung proses produksi, PT CLM juga berupaya membuka akses pasar bagi hasil panen petani. Perusahaan tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk perusahaan pengolahan pakan ternak di Makassar, guna memastikan hasil panen memiliki nilai ekonomi yang kompetitif.

Melalui program tersebut, PT CLM berharap dapat mendorong peningkatan pendapatan petani, memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa, serta berkontribusi terhadap upaya penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Luwu Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *