INPUTRAKYAT_LUTIM,— Momen yang telah lama dinantikan akhirnya tiba. Sebanyak 814 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2025 lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah menerima Surat Keputusan (SK) dan mengikuti pengambilan sumpah/janji yang dipimpin langsung Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
Prosesi pengambilan sumpah/janji berlangsung di Halaman Kantor Bupati Luwu Timur, Malili, Jumat (05/06/2026), disaksikan Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, Sekretaris Daerah Dr. Ramadhan Pirade, para Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.
Pengambilan sumpah ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier para aparatur yang telah melalui proses seleksi panjang dan kompetitif sebelum akhirnya dinyatakan layak mengabdi sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.
Adapun jumlah peserta yang diambil sumpahnya sebanyak 814 orang, terdiri atas 307 tenaga kesehatan dan 507 tenaga teknis. Berdasarkan tingkat pendidikan, terdiri dari 2 orang lulusan Strata 2 (S2), 520 orang Strata 1 (S1), 40 orang Diploma 4 (D4), 184 orang Diploma 3 (D3), serta 68 orang lulusan SMA/sederajat.
Dalam arahannya, Bupati Irwan Bachri Syam mengungkapkan rasa syukur atas selesainya seluruh tahapan yang telah dilalui para peserta hingga resmi menjadi PNS.
“Sebanyak 814 orang CPNS kita, alhamdulillah hari ini telah menjadi PNS. Mari kita bersyukur, karena ini tentunya menjadi harapan kita bersama,” ajaknya.
Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian Kabupaten Luwu Timur, Irwan mengingatkan bahwa status baru yang kini disandang harus dibarengi dengan peningkatan tanggung jawab dan dedikasi dalam bekerja.
“Saya berharap kepada Bapak Ibu sekalian yang hari ini telah diambil sumpahnya, untuk benar-benar melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN dan PNS. Hari ini status kepegawaian Bapak Ibu sudah menjadi 100 persen penuh, sehingga tanggung jawabnya juga semakin besar,” tegasnya.
Irwan juga mengajak para PNS yang baru dilantik untuk tidak melupakan perjuangan panjang yang telah mereka lalui.
Menurutnya, keberhasilan yang diraih hari ini merupakan hasil dari proses yang tidak mudah, mulai dari seleksi yang ketat hingga mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Latsar.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh PNS yang baru diangkat agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan negara dan masyarakat.
“Jangan pernah menyia-nyiakan tanggung jawab kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Ingatlah bahwa kesempatan ini sangat berharga dan tidak semua orang dapat mencapainya,” pesannya.
Lebih lanjut, Bupati Irwan menekankan bahwa esensi utama dari status ASN adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Hal terpenting yang saya minta kepada kita semua adalah bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Kabupaten Luwu Timur sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kita masing-masing, di mana pun tempat kita bertugas,” tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh PNS untuk bekerja secara maksimal, menjaga integritas, serta terus mengenang proses yang telah membawa mereka hingga berada pada titik saat ini.
Menutup arahannya, Irwan berpesan agar para PNS yang baru diangkat tidak melupakan doa dan restu orang tua sebagai bekal dalam menjalankan tugas pengabdian.
“Setelah dinyatakan lulus dan diangkat menjadi PNS penuh, tetaplah memohon doa restu kepada orang tua kita. Semoga doa mereka senantiasa menyertai perjalanan karier dan langkah pengabdian kita ke depan,” pungkas Bupati Irwan Bachri Syam.
Suasana bahagia tampak menyelimuti para peserta usai prosesi pengambilan sumpah. Bagi mereka, momen ini bukan sekadar perubahan status kepegawaian, tetapi juga awal dari amanah besar untuk mengabdi dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kabupaten Luwu Timur dan kesejahteraan masyarakatnya.
Liputan: (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)

















