INPUTRAKYAT_LUTIM, — Tim pendayung Desa Balantang meraih juara ketiga dalam Lomba Perahu Naga Antar-Desa se-Kecamatan Malili, Senin, 17 Agustus 2026. Mereka mengungguli tim Desa Harapan dalam perlombaan yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Capaian itu menjadi catatan tersendiri bagi Desa Balantang. Bukan hanya soal podium, perlombaan tersebut memperlihatkan kekompakan dan daya juang para pendayung yang mampu bertahan hingga babak akhir.
Tim Balantang tampil dengan ritme dayung yang terjaga dan semangat pantang menyerah. Mereka akhirnya mengamankan posisi ketiga setelah bersaing dengan sejumlah desa dalam ajang olahraga air tersebut.
Penjabat Kepala Desa Balantang, H. Hasimning, mengapresiasi perjuangan para atlet. Menurut dia, hasil tersebut dapat menjadi pijakan untuk memperkuat pembinaan olahraga di desa.
«“Terima kasih kepada seluruh pendayung yang telah berjuang dengan penuh semangat dan memberikan yang terbaik untuk Desa Balantang. Juara tiga bukan akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” kata Hasimning.»
Hasimning mengatakan prestasi olahraga tidak lahir hanya dari kemampuan atlet. Dukungan masyarakat dan pihak lain, termasuk dunia usaha, juga diperlukan untuk menjaga keberlanjutan pembinaan.
Dia secara khusus mengapresiasi dukungan PT Ale Luwu Raya yang turut membantu Desa Balantang dalam berbagai kegiatan dan perlombaan, termasuk lomba perahu dayung.
“Dukungan berbagai pihak menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi dan berprestasi melalui olahraga,” ujarnya.
Bagi Desa Balantang, podium ketiga menjadi modal untuk berbenah. Pemerintah desa berharap pembinaan pendayung dapat dilakukan lebih terarah sehingga tim mampu memperbaiki capaian pada kompetisi berikutnya.
HUT RI ke-81 akhirnya tidak hanya menjadi panggung perayaan. Di arena perahu naga, semangat kemerdekaan diterjemahkan para pendayung Balantang melalui kerja sama, disiplin, dan keberanian bersaing. (Solihin).














