INPUTRAKYAT_LUTIM — Jalan Trans Sulawesi di Kilometer 4, Dusun Balambano Indah, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, disorot warga karena minim penerangan pada malam hari.
Ruas sepanjang sekitar 4 kilometer yang menjadi salah satu akses menuju ibu kota Kabupaten Luwu Timur, Malili, itu setiap hari dilalui kendaraan, termasuk kendaraan berat dan armada pengangkut material milik PT Vale. Namun, ketika malam tiba, sebagian ruas jalan tersebut masih gelap.
Kondisi itu dinilai berisiko bagi pengguna jalan. Jarak pandang pengemudi menjadi terbatas, terutama saat berpapasan dengan kendaraan berukuran besar.
Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Kilo Kilo (FKMKK), Zainal, meminta pemerintah daerah memperhatikan kondisi tersebut, ungkapnya, Senin (17/8/2026).
Menurut Zainal, pemerintah daerah perlu mendorong keterlibatan perusahaan untuk menghadirkan penerangan di jalur tersebut.
“Kami berharap PT Vale melalui pemerintah daerah dapat mewujudkan penerangan jalan. Ini merupakan pintu masuk menuju ibu kota Kabupaten Luwu Timur. Jangan sampai jalurnya ramai, tetapi ketika malam justru gelap,” kata Zainal.
Ia mengatakan, penerangan jalan bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan untuk mendukung keselamatan pengguna jalan. Intensitas kendaraan berat yang melintas, kata dia, cukup tinggi, baik siang maupun malam.
“Truk lewat terus siang malam, jalannya ramai sekali tapi gelap total. Sangat berbahaya, apalagi kami yang tinggal di pinggir jalan sering melintas,” ujarnya.
Zainal berharap pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan PT Vale dan instansi terkait untuk mencari solusi, termasuk pemasangan lampu penerangan jalan.
Bagi warga, persoalannya bukan hanya soal kenyamanan. Jalur yang menjadi akses menuju pusat pemerintahan Kabupaten Luwu Timur itu dinilai semestinya mendapat perhatian dari sisi keselamatan.
Dengan tingginya aktivitas kendaraan dan posisi ruas tersebut sebagai salah satu akses menuju Malili, warga menilai penerangan jalan menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurangi risiko kecelakaan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas pada malam hari. (Rama).














