INPUTRAKYAT_LUTIM ,-Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mendorong upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana, Jumat (23/10/2026).
Langkah strategis yang dilakukan antara lain pendataan masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana, serta pemasangan jalur evakuasi dan penentuan titik kumpul di 125 desa dan 3 kelurahan se-Kabupaten Luwu Timur. Pendataan ini bertujuan mengidentifikasi masyarakat yang berpotensi terdampak bencana sekaligus menyusun perencanaan penanggulangan yang lebih terarah dan sesuai karakteristik wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Luwu Timur, dr. April, menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini, tidak hanya melalui pendataan wilayah berisiko, tetapi juga memastikan masyarakat memahami langkah yang harus diambil saat bencana terjadi.

“Pendataan masyarakat di daerah rawan bencana sangat penting untuk mengetahui potensi risiko dan kebutuhan penanganan di setiap wilayah. Kami juga mendorong pemerintah desa dan kelurahan agar memperhatikan keberadaan jalur evakuasi serta titik kumpul yang aman sehingga masyarakat memiliki panduan yang jelas saat menghadapi situasi darurat,” ujar dr. April.
Ia juga menekankan pentingnya memperhatikan kelompok rentan lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas dalam perencanaan evakuasi agar upaya penyelamatan dapat berjalan cepat dan tepat.
BPBD juga meminta pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan segera menindaklanjuti pemasangan rambu serta penunjuk jalur evakuasi dan penetapan titik kumpul sesuai potensi ancaman di wilayah masing-masing, dengan mengacu pada Peraturan Kepala BNPB Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rambu dan Papan Informasi Bencana.
Keberadaan jalur evakuasi yang jelas dan titik kumpul yang mudah dijangkau diharapkan membantu masyarakat mengenali potensi bahaya, mengetahui arah evakuasi, serta menemukan lokasi aman saat darurat. Koordinasi antara BPBD, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci membangun budaya sadar bencana.
Melalui upaya yang mencakup 128 desa dan kelurahan tersebut, BPBD Luwu Timur berharap kesiapsiagaan masyarakat semakin meningkat.
mulai dari mengenali ancaman di lingkungan sekitar hingga memahami prosedur evakuasi dan lokasi titik kumpul yang aman. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berkomitmen terus memperkuat pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan demi mewujudkan masyarakat yang tangguh dan sigap menghadapi bencana.














