INPUTRAKYAT_LUTIM,—Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (Disdagkop UKM-P) terus memperkuat kompetensi pelaku usaha melalui Pelatihan Kewirausahaan bagi Industri Mikro yang diikuti 30 pelaku usaha di Hotel Sikumbang, Kecamatan Tomoni, Rabu (28/10/2026).
Pelatihan yang berlangsung selama empat hari, 28 hingga 31 Oktober 2026 ini, menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong lahirnya wirausaha yang kompeten, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus mendukung target mencetak 1.000 entrepreneur setiap tahun di Kabupaten Luwu Timur.
Kepala Disdagkop UKM-P Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktovianus, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa target mencetak 1.000 entrepreneur per tahun merupakan program yang akan terus dikawal melalui peningkatan kompetensi dan pendampingan bagi pelaku usaha.
“Target menciptakan 1.000 entrepreneur ini akan kita kawal. Kami akan mensosialisasikan program ini kepada stakeholder yang menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk bersama-sama meningkatkan kompetensi pelaku usaha”, ujarnya.
“Silabus dan kurikulum yang kita buat telah berorientasi kompetensi agar dapat menjawab kebutuhan mereka,” tambahnya.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) yang memberikan orientasi pendidikan dan pelatihan (diklat) kewirausahaan kepada peserta.
Orientasi tersebut menjadi bagian dari pembekalan untuk memperkuat pemahaman dan kapasitas peserta dalam menjalankan serta mengembangkan usaha.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Luwu Timur berharap para peserta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, mengembangkan produk, dan memperluas pasar.
Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah untuk membangun ekosistem kewirausahaan yang lebih kuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.
Liputan:(In/ikp-humas/kominfo-sp)














