Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Angka Kemiskinan Luwu Timur Turun 5,52 Persen, Masuk Lima Terendah di Sulsel

184
×

Angka Kemiskinan Luwu Timur Turun 5,52 Persen, Masuk Lima Terendah di Sulsel

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM – Kabar baik datang dari Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin di daerah tersebut turun menjadi 5,52 persen pada Maret 2026. Capaian ini menempatkan Luwu Timur di posisi kelima daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan Berita Resmi Statistik BPS Kabupaten Luwu Timur tertanggal 2 November 2026, jumlah penduduk miskin tercatat sekitar 17.940 jiwa. Angka ini berkurang sekitar 610 jiwa dibandingkan Maret 2025, ketika jumlah penduduk miskin masih mencapai 18.550 jiwa.

Penurunan tersebut juga terlihat dari persentase kemiskinan yang menyusut 0,27 poin persentase, dari 5,79 persen pada 2025 menjadi 5,52 persen pada 2026.

Capaian ini membuat tingkat kemiskinan Luwu Timur berada di bawah rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan yang tercatat sebesar 7,24 persen. Selisihnya mencapai 1,72 poin persentase.

Dalam infografik BPS, Luwu Timur berada di bawah Makassar, Parepare, Sidrap, dan Wajo dalam daftar daerah dengan persentase penduduk miskin terendah di Sulawesi Selatan.

Indikator Kedalaman dan Keparahan Kemiskinan Membaik

BPS juga mencatat perbaikan pada dua indikator lain, yakni Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2).

Indeks P1 Luwu Timur turun dari 1,20 pada 2025 menjadi 0,52 pada Maret 2026. Sementara itu, indeks P2 menyusut dari 0,32 menjadi 0,06 dalam periode yang sama.

Penurunan indeks P1 mengindikasikan semakin kecilnya rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Adapun penurunan indeks P2 menunjukkan berkurangnya ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin.

Dibandingkan rata-rata Sulawesi Selatan, kedua indikator tersebut juga lebih rendah. Pada 2026, indeks P1 Sulawesi Selatan tercatat sebesar 1,17, sedangkan P2 berada di angka 0,26.

Secara historis, angka kemiskinan Luwu Timur juga memperlihatkan tren penurunan. Pada 2019, persentase penduduk miskin mencapai 6,98 persen dengan jumlah sekitar 20.830 jiwa. Pada Maret 2026, persentasenya turun menjadi 5,52 persen dengan jumlah sekitar 17.940 jiwa.

Data BPS tersebut memperlihatkan adanya perbaikan sejumlah indikator kemiskinan di Luwu Timur. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan penurunan tersebut berkelanjutan, terutama di tengah kenaikan garis kemiskinan dan kebutuhan menjaga daya beli masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *