Example 728x250
Example 728x250
Input LutimInput Pendidikan

Jumat Penuh Makna, UPT SDN 206 Mantadulu Beri Apresiasi Siswa Rajin Beribadah

53
×

Jumat Penuh Makna, UPT SDN 206 Mantadulu Beri Apresiasi Siswa Rajin Beribadah

Sebarkan artikel ini

 INPUTRAKYAT_LUTIM,—UPT SDN 206 Mantadulu, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, terus berupaya menanamkan nilai-nilai religius, kedisiplinan, serta toleransi antarumat beragama kepada peserta didik melalui program Pejuang Subuh.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (30/10/2026) diawali dengan senam pagi rutin bersama seluruh warga sekolah.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian apresiasi berupa hadiah kepada siswa yang aktif dan konsisten melaksanakan ibadah melalui program Pejuang Subuh.

Apresiasi tersebut diberikan kepada siswa yang rutin melaksanakan salat berjamaah di masjid. Tidak hanya itu, siswa yang rumahnya jauh dari masjid dan melaksanakan salat subuh di rumah juga mendapatkan penghargaan atas kedisiplinan mereka dalam menjalankan ibadah.

Sebagai bentuk pemantauan, siswa diminta mengirimkan dokumentasi kegiatan ibadah setiap subuh kepada pihak sekolah.

Dokumentasi tersebut menjadi salah satu bukti keaktifan siswa sekaligus dasar bagi sekolah untuk memberikan apresiasi.

Kepala UPT SDN 206 Mantadulu, Maryam Ismail, S.Pd.I., M.M., mengatakan bahwa pemberian apresiasi tersebut bertujuan memotivasi siswa agar semakin rajin beribadah sekaligus mendorong peserta didik lainnya untuk membangun kebiasaan positif.

Ia menjelaskan, program pemberian apresiasi tidak hanya diperuntukkan bagi siswa beragama Islam, tetapi juga diberikan kepada seluruh peserta didik tanpa membedakan agama.

“Setiap Jumat kami memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif melaksanakan ibadah. Pada Jumat ini apresiasi diberikan kepada siswa beragama Islam. Jumat berikutnya akan diberikan kepada siswa beragama Kristen, kemudian Jumat selanjutnya kepada siswa beragama Hindu,” jelas Maryam.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk penerapan toleransi antarumat beragama di lingkungan sekolah.

Pihak sekolah ingin memberikan ruang dan dukungan yang sama kepada seluruh siswa agar aktif menjalankan ajaran agama dan keyakinan masing-masing.

“Kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai motivasi bagi semua siswa, bukan hanya yang beragama Islam, tetapi juga seluruh siswa yang beragama lain. Kami menjunjung tinggi toleransi dan memberikan dukungan agar anak-anak aktif menjalankan ibadah, baik di rumah ibadah maupun di rumah masing-masing,” tambahnya.

Di bawah kepemimpinan Maryam Ismail, UPT SDN 206 Mantadulu berharap program pembiasaan tersebut dapat membentuk karakter peserta didik yang religius, disiplin, saling menghargai, serta memiliki sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, sekolah tidak hanya mendorong siswa untuk meningkatkan kedisiplinan dalam beribadah, tetapi juga menanamkan pemahaman bahwa perbedaan keyakinan bukan menjadi penghalang untuk saling menghormati dan hidup berdampingan dalam kebersamaan. (solihin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *