Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Tanamkan Jiwa Sosial, UPT SDN 208 Lambaru Rutin Salurkan Sembako Lewat Jumat Berbagi

49
×

Tanamkan Jiwa Sosial, UPT SDN 208 Lambaru Rutin Salurkan Sembako Lewat Jumat Berbagi

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,—Menanamkan nilai kepedulian sosial sejak dini terus dilakukan UPT SDN 208 Lambaru, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, melalui program Sedekah Seribu Sehari. Program ini diwujudkan dalam kegiatan Jumat Berbagi dengan menyalurkan bantuan sembako kepada orang tua siswa yang membutuhkan.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (30/10/2026) tersebut menjadi salah satu bentuk pendidikan karakter bagi siswa agar terbiasa bersedekah, menumbuhkan rasa empati, serta memahami pentingnya berbagi dengan sesama.

Bantuan yang disalurkan berupa beras 5 kilogram, satu rak telur, gula pasir 1 kilogram, teh, kopi, mi instan, serta minyak goreng sebanyak 2 liter.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh guru bersama siswa dengan mengunjungi rumah orang tua siswa yang membutuhkan. Selain menyerahkan bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pihak sekolah dan keluarga siswa.

Pelaksanaan Jumat Berbagi dilakukan secara bergiliran oleh setiap kelas. Pada kegiatan kali ini, siswa kelas V mendapat giliran menyalurkan bantuan. Selanjutnya, kegiatan serupa akan dilaksanakan oleh siswa kelas VI dan kelas lainnya sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Kepala UPT SDN 208 Lambaru, Yusma Wati, S.Pd., mengatakan bahwa program Sedekah Seribu Sehari bertujuan membiasakan siswa menyisihkan sebagian uang jajannya untuk bersedekah sekaligus menanamkan pemahaman bahwa membantu sesama dapat dimulai dari hal-hal sederhana.

“Tujuan kami adalah membiasakan anak-anak untuk berbagi dan bersedekah sejak dini. Kami ingin mereka memahami bahwa dengan menyisihkan sebagian uang jajannya, mereka juga bisa membantu orang lain yang membutuhkan,” ungkap Yusma Wati.

Ia menjelaskan, sebelum program tersebut dilaksanakan, pihak sekolah terlebih dahulu menggelar pertemuan dengan orang tua siswa yang turut dihadiri ketua komite sekolah.

Pertemuan itu dilakukan untuk menyampaikan tujuan dan mekanisme pelaksanaan program agar dapat dipahami bersama.

“Alhamdulillah, saat program ini disampaikan kepada orang tua siswa, semuanya memberikan dukungan. Kami juga menegaskan bahwa sedekah ini bukan kewajiban bagi siswa, melainkan bersifat sukarela. Tidak ada paksaan bagi siapa pun untuk bersedekah,” jelasnya.

Menurut Yusma Wati, pembiasaan ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang memiliki kepedulian terhadap sesama serta mampu berbagi dengan penuh keikhlasan sesuai kemampuan masing-masing.

Pihak sekolah juga berencana memberikan apresiasi kepada siswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan semangat mereka untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan sosial sekaligus mendorong siswa lainnya agar semakin termotivasi untuk berbagi.

Ia menambahkan, manfaat program tersebut tidak hanya dirasakan oleh siswa sebagai bagian dari pembelajaran karakter, tetapi juga oleh orang tua siswa yang menerima bantuan.

Sejumlah penerima menyampaikan bahwa bantuan sembako tersebut sangat bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban orang tua siswa yang membutuhkan. Semoga kebiasaan baik ini terus berlanjut dan menjadi pembelajaran berharga bagi anak-anak kita agar selalu peduli, berbagi, dan membantu sesama,” tutupnya.

Melalui program Sedekah Seribu Sehari dan Jumat Berbagi, UPT SDN 208 Lambaru berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter.

Dengan membiasakan siswa berbagi sejak dini, sekolah berharap nilai empati, keikhlasan, dan gotong royong dapat tumbuh serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (Solihin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *