INPUTRAKYAT_LUTIM,—Enam sekolah dasar di Kabupaten Luwu Timur mengikuti kegiatan Pendampingan Digitalisasi Pembelajaran BOS Kinerja Terbaik (BOSKIN) Tahun 2026 yang dipusatkan di UPT SDN 259 Balambano, Kecamatan Wasuponda, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan melalui penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), penguatan literasi dan numerasi, serta digitalisasi pembelajaran berbasis teknologi pemanfaatan interaktif digital (PID) .
Dalam pendampingan tersebut, setiap perwakilan sekolah mempresentasikan program dan praktik yang telah dilaksanakan di satuan pendidikan masing-masing, termasuk implementasi pemanfaatan dana BOSKIN untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih interaktif dan inovatif.

Pembahasan difokuskan pada pemanfaatan multimedia pembelajaran interaktif untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.
Melalui pendekatan ini, guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Kegiatan tersebut menghadirkan fasilitator dari Kecamatan Nuha, Indra Wulan, S.Pd., M.Pd., yang memberikan pendampingan sekaligus mendorong sekolah agar semakin optimal dalam menerapkan digitalisasi pembelajaran.
Perwakilan UPT SDN 259 Balambano, Baharuddin, turut memaparkan implementasi BOSKIN di sekolahnya, khususnya dalam pengembangan pembelajaran interaktif berbasis digital.
Dalam sesi presentasi, masing-masing sekolah berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan program, pemanfaatan media pembelajaran, serta upaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penerapan teknologi di lingkungan sekolah.
Baharuddin menjelaskan pentingnya sosialisasi dan berbagi pengetahuan agar pemanfaatan pembelajaran interaktif berbasis digital dapat dipahami dan diterapkan oleh lebih banyak guru.
Melalui kegiatan ini, para peserta juga memperoleh kesempatan untuk bertukar pengalaman, menyampaikan masukan, serta menggali praktik-praktik pembelajaran yang dapat dikembangkan di sekolah masing-masing.

Pendampingan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi forum berbagi informasi, tetapi juga mendorong penerapan hasil kegiatan secara berkelanjutan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, terutama pada aspek literasi, numerasi, dan pemanfaatan teknologi digital.
Adapun enam sekolah yang mengikuti kegiatan ini terdiri atas tiga sekolah dari Kecamatan Wasuponda, yakni UPT SDN 259 Balambano, SDN 261 Limbua, dan SDN 245 Tole-Tole.
Sementara itu, tiga sekolah lainnya berasal dari Kecamatan Malili, yaitu SDN 229 Waru, SDN 227 Puncak, dan SDN 226 Patande.
Melalui pendampingan BOSKIN Tahun 2026 ini, seluruh sekolah diharapkan semakin mampu mengembangkan pembelajaran yang inovatif dan berkualitas serta memanfaatkan teknologi digital sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan kompetensi peserta didik di Kabupaten Luwu Timur. (solihin).














