Example 728x250
Example 728x250
Input Regional

Kemendikbud RI Minta Semua Berpartisipasi Demi Peningkatan Kualitas Pendidikan

450
×

Kemendikbud RI Minta Semua Berpartisipasi Demi Peningkatan Kualitas Pendidikan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MAKASSAR,– Sekretaris Jenderal Kemendikbud RI, Didi Suhardi pada acara Sosialisasi Penjaminan Mutu Pendidikan di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, meminta partisipasi semua pihak guna peningkatan kualitas pendidikan.

“Dari sosialisasi ini di harapkan kesadaran kita tentang kualitas pendidikan itu harus betul-betul menjadi komitmen kita bersama, hanya pendidikan yang berkualitas itu sesuatu keharusan yang harus kita berikan kepada anak didik kita.Tentu untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas itu tidak gratis ” ujar Didi Suhardi di Hotel Four Point by Sheraton Jalan landak , Selasa (20/02/2018).

Partisipasi dunia pendidikan dalam penjelasan Sekertaris Jenderal Kemendikbud RI, Didi Suhardi. Perlu biaya partisipasi dari semua pihak, baik pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat.

“Karena itu kami menghimbau kepada pemerintah daerah, tolong kita disediakan dana mencukupi, agar pendidikan anak-anak kita, generasi sekarang ini menjadi lebih baik, dan kita siapkan sebaik-baiknya, karena memang kalau kita melihat kompetisi akan datang, kalau kita tidak siapkan dengan baik maka anak-anak kita kelak hanya akan menjadi penonton, padahal kita tidak ingin terjadi seperti itu” ungkapnya.

Pembangunan dan pemerataan pendidikan berkualitas saat ini juga fokus pada daerah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal).

“Tentu ada kriteria daerah miskin, daerah baru daerah yang finansial capacity rendah itu daerah yang menjadi prioritas daerah 3T maksudnya Terluar, Terdepan, Tertinggal,
itu daerah-daerah prioritas kita. Sulsel ada beberapa daerah misalnya Selayar, Luwu Timur, itukan daerah-daerah menurut kriteria kita termasuk yang 3T tadi” jelasnya.

Saat di tanya mengenai, dari 444,131Triliun dana pendidikan, 20 persen dari APBN, apakah cukup? , Didi menjelaskan, “bila 20 persen itu di tambah dengan 20 persen dari pemerintah daerah, untuk di tambah oleh masyarakat saya kira cukup, artinya partisipasi bagi mereka yang mampu itu harus, kalau yang tidak mampu gak berpartisipasi, kasian yang miskin ini harus kita jamin, bahwa mereka gratis, tapi yang mampu harus mau membantu berkontribusi dalam pendidikan” tandasnya

Menurut Didi Suhardi, pendidikan kita saat ini sudah berkembang, tapi bila di bandingkan dengan beberapa negara lain, kita masih harus lebih bekerja keras lagi.

Liputan: Noya | Editor: Zhakral

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *