Example 728x250
Example 728x250
Input Nasional

Hadiri Rakernas Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon, Ini Pesan Presiden

498
×

Hadiri Rakernas Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon, Ini Pesan Presiden

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_JAKARTA, — Pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-1 Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon 21 Februari 2018, Presiden Joko Widodo meminta para ulama dan masyarakat di seluruh Tanah Air, bersama dengan pemerintah menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Jumat (23/2/2018).

“Inilah tugas kita bersama, baik ulama, umaro, dan kita semuanya untuk menjaga agar negara kita tetap sejuk, aman, damai, tidak ada konflik-konflik sekecil apapun, sehingga pembangunan kesejahteraan, kemakmuran negara kita bisa terus ditingkatkan,” ujar Presiden. pada Rabu, 21 Februari 2018, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, Jelang Pesta Demokrasi yang akan berlangsung dalam waktu dekat, orang nomor satu di Indonesia ini mengingatkan pentingnya untuk menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathoniyah.

“Jangan karena Pilkada, persaudaraan kita, kerukunan kita, persatuan kita, ukhuwah kita menjadi retak. Karena biasanya kalau sudah masuk ke Pilkada itu ada saja yang manas-manasi, ngompor-ngompori, membuat kabar yang tidak benar,” jelasnya.

Presiden Joko Widodo berharap Rakernas yang mengusung tema “Memperkokoh Komitmen Islam Kebangsaan menuju Orde Nasional” mampu menghasilkan pemikiran hebat dan gagasan nyata para ulama yang bermanfaat bagi pembangunan Indonesia.

“Sebagai umaroh saya berkepentingan untuk memperoleh saran, untuk memperoleh masukan-masukan, dan yang terutama untuk memperoleh doa dari para ulama yang hadir di acara ini,” ungkapnya.

Tak lupa, Presiden berharap silaturahmi pemerintah dengan para ulama dapat terus ditingkatkan, mengingat pentingnya peran ulama bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia.

“Bagi saya ulama juga penyalur suara dari masyarakat, suara dari rakyat, suara dari umat, suara dari santri, suara dari pondok pesantren-pondok pesantren di seluruh Tanah Air,” tandasnya.

Liputan: Noya |  Editor: Zhakral

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *