Example 728x250
Example 728x250
Input PolitikInput Regional

Dialog Kebangsaan LIRA Sulsel, Hoax dalam Pilkada Jadi Topik Pembicaraan

454
×

Dialog Kebangsaan LIRA Sulsel, Hoax dalam Pilkada Jadi Topik Pembicaraan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MAKASSAR, — Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sulawesi Selatan menggelar Dialog Kebangsaan bertajuk ‘Peran Umat Terhadap Pilkada Damai’ di Ball Room Hotel Gahara, Jln Hertasning, Kota Makassar, Rabu (11/4/2018)

“Dialog kebangsaan adalah merupakan sebuah kegiatan yang mesti senantiasa dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya generasi muda, bagaimana menyikapi pilkada sehingga pilkada ini bukan hanya sebagai sebuah pertarungan politik belaka.

Lanjut “Politik merupakan sebagai sarana silaturahmi berbagi pengalaman, tausyiah kepada sesama masyarakat dan dari masyarakat kepada tokoh-tokoh politik yang akan terpilih nantinya, sehingga tidak ada lagi bahwasanya politik ini menjadi sarana adu dendam, ” ujar ketua Syari’ah Wahdah Islamiyah Kota Makassar, Ustadz Fadlan Akbar yang hadir sebagai pembicara pada acara tersebut.

Selain itu, Ustadz Fadlan juga menjelaskan pandangan Islam terkait maraknya berita Hoax saat ini yang merupakan masalah baru dalam dunia politik.

“Islam mengajarkan cara sempurna dan paripurna nilai-nilai kebenaran memerangi semua bentuk HOAX, kedustaan dan kepalsuan mulai dari akar-akarnya sampai cabang yang paling jauh, bagi siapapun yang mau mengelaborasi ajaran-ajaran Islam maka pasti dia mendapati pada seluruh nilai-nilai ajaran islam itu adalah kebenaran,” tutur Ustadz Fadlan.

Sementara itu Pengamat Politik dan Kebangsaan, kondang Sulsel, Arqam Azikin pada kesempatan yang sama hadir sebagai pembicara menyampaikan kepada para peserta dalam dialog tersebut, mengatakan, paling berbahaya saat ini dan harus di hindari adalah Hoax atau berita bohong.

“Semakin banyak anak muda mengangkat isu pilkada terutama tentang Hoax, karena ini salah satu paling berbahaya diera pilkada, bila virus hoax ini semakin berkembang ini dapat merusak,“ ungkap Arqam.

Dari Kegiatan dialog ini Arqam Azikin berharap para pemuda dapat berperan penting dalam menangkal berita Hoax.

“Semakin mau pilkada semakin banyak hoax, dengan diskusi ini kita berharap kepada anak-anak muda, karena merka banyak bermain di grup medsos, supaya menahan diri diarena penyebaran virus berita berita bohong dan berita menuding, memfitnah.

“Anak muda ini harus bertanggung jawab baik sebagai individual secara kelompok maupun organisasi dan LIRA masih mau mengangkat tema ini, dengan dialog ini juga, membantu kita dalam arena pendidikan politik, karena salah satu hal strategis yang paling penting dalam pendidikan politik adalah ketika anak muda terlibat secara praktis ikut pilkada dan mensukseskan pilkada” pungkas Arqam.

Liputan:Noya | Editor:Zhakral

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *