INPUTRAKYAT_LUTIM,–Bupati Luwu Timur, Muhammad Thorig Husler bersama Wakil Bupati, Irwan Bahri Syam beserta rombongan, melakukan kunjungan kerja di daerah terpencil, desa Kalosi kecamatan Towuti. Dalam kunjungan ini, Bupati Husler mendengar langsung curhat warga di daerah kawasan terpadu mandiri (KTM) Mahalona yang dihuni ribuan warga transmigran, Sabtu (05/04/2018).
Dalam kunjungan kerjanya di desa Kalosi kecamatan Towuti, Bupati juga meninjau akses jalan utama yang menghubungkan Pekaloa ke Mahalona yang masih rusak parah dan sangat dikeluhkan oleh masyarakat.
Akses jalan utama yang menghubungkan Pekaloa ke Mahalona rusak parah padahal jalan utama ini sangat dibutuhkan warga untuk mendistribusikan hasil pertanian dan mengharapkan kepada Pemerintah daerah untuk segera dibenahi apalagi sudah mendekati Bulan Ramadan, Keluhan warga lainnya di daerah penghasil lada tersebut adalah masalah sertifikat tanah.
Menanggapi hal ini, Bupati Thorig Husler mengatakan, terkait desakan warga Mahalona agar akses jalan tersebut dibenahi, kini telah mendapat “lampu hijau” dari telah mendapat respon positif dari pemerintah pusat yakni Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Desa Tertinggal. Pasalnya Perbaikan jalan tersebut akan di kerjakan pada tahun ini.
“pengerjaan lanjutan akses jalan Poros Pekaloa – Mahalona tahun ini akan kembali dilanjutkan” kata Husler.
Olehnya itu Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berupaya memajukan daerah ini baik dari peningkatan pelayanan, percepatan pembangunan infrastruktur maupun akses transportasinya, Kata Husler.
Dalam kunjungannya tersebut dihadiri Anggota DPRD Luwu Timur Usman Sadike, Kadis PU, Dohri As’hari, Kadis Pendidikan, Labesse, Plt Kepala BPMPD, Halsen, Kabag Humas&Protokol, Alimuddin Bahtiar, Camat Towuti, Kepala Desa se Mahalona Raya dan Tokoh Masyarakat Towuti.
Liputan: Ishak | Editor: Amk.














