INPUTRAKYAT_MAKASSAR, – – Hasil riset LD FEB UI mengungkapkan bahwa 90% mitra pengemudi GO-JEK merasa kualitas hidupnya jauh lebih baik setelah bergabung dengan GO-JEK. Jumat (11/5/2018).
“Maka dari itu, kami merasa perlu untuk mengapresiasi seluruh mitra GO-JEK yang telah berkontribusi. Karena kami percaya, sudah selayaknya mitra-mitra kami mendapatkan apreasiasi atas apa yang telah kontribusikan.
“Sebagai technology enabler, GO-JEK akan selalu mengedepankan komitmen kami dalam meningkatkan kesejahteraan mitra driver dan juga kenyamanan masyarakat dalam menggunakan layanan aplikasi online”, ujar Anandita Danaatmadja, Strategic Regional Head GO-JEK Kalimantan & Sulawesi di Karebosi Link, Jln. Jendral Sudirman, Kota Makassar.
Selain itu, hasil riset LD FEB UI juga menunjukkan mitra GO-JEK berkontribusi sekitar Rp 9,9 triliun per tahun ke ekonomi nasional dari penghasilan mereka. Selain itu, hasil riset dari LD FEB UI juga mengungkapkan pendapatan rata-rata pengemudi paruh waktu 1.25 kali lebih besar daripada rata-rata upah minimum kota di 9 wilayah survei (Rp 2,8 juta per bulan).
Sedangkan 43% mitra UMKM mengalami kenaikan klasifikasi omzet. Hal ini juga membuktikan bahwa terdapat peningkatan kesejahteraan hidup mitra driver dan peningkatan bisnis mitra UMKM setelah bergabung dengan GO-JEK.
Disamping itu, konsumen juga merasakan dampak dari GO-JEK. Mayoritas konsumen GO-JEK merasa puas, aman, dan nyaman menggunakan layanan GO-JEK. 89% konsumen GO-JEK mengatakan bahwa GO-JEK telah memberikan dampak yang baik bagi masyarakat secara umum.(*)
Liputan:Rls | Editor:NY













