Example 728x250
Example 728x250
Input Politik

Ini Tanggapan Mantan Sekda Kota Makassar Terkait Pencopotan 10 Camat

578
×

Ini Tanggapan Mantan Sekda Kota Makassar Terkait Pencopotan 10 Camat

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MAKASSAR, — Mutasi Pejabat Eselon 3 dan penonaktifan Camat sekota Makassar yang dilakukan Walikota Makassar Danny Pomanto mendapat tanggapan dari pengamat pemerintahan Ibrahim Saleh. Sabtu 9 Juni 2018.

Ibrahim Saleh Yang juga mantan Sekretaris Daerah kota Makassar ini mengatakan tindakan Danny Pomanto dinilai memberikan tekanan pada ASN, karena perombakan yang dilakukan pada moment Pilkada.

Mantan Sekda yang baru bergabung di Partai Nasdem ini menilai Danny Pomanto terlalu memaksakan perombakan.

Belum genap seminggu menjabat kembali sebagai Walikota Makassar, Danny merombak struktur pemerintahan dengan penonaktifan 15 Camat secara bersamaan.

“Mutasi dan penonaktifan 15 Camat sekota Makassar justru akan menekan ASN, terlebih mutasi dilakukan pada musim politik sehingga pengaruh politik dan netralitas ASN juga diikutkan sebagai alasan tidak terpenuhinya capaian kinerja,” ujar Ibrahim Saleh saat ditemui Inputrakyat.co.id di Kota Makassar, Jumat (8/6/2018).

Pengamat pemerintahan Ibrahim Saleh juga mengatakan bahwa dalam pemerintahan posisi Walikota Makassar harus mengambil kebijakan untuk menciptakan suasana kerja yang kondusif aman dan nyaman bagi ASN.

Mantan sekretaris Daerah Kota Makassar ini menilai adanya trik politik praktis kemudian menimbulkan gejolak yang membuat ASN tidak nyaman, serta tindakan dengan mudah dilakukan pergantian dan mutasi pejabat, menimbulkan capaian kinerja yang buruk, karena ASN tertekan dan semakin tidak nyaman bekerja.

Ibrahim Saleh menilai mutasi yang dilakukan Pasca gagalnya Moh Ramdhan Pomanto maju di Pilwalkot periode kedua, dinilai sebagai pengaruh buruk politik, karena keterlibatan ASN dalam pelayanan masyarakat dan politik praktis.

Liputan:Noya | Editor:AMK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *