INPUTRAKYAT_LUTIM,–Untuk mengangkat budaya tradisional, masyarakat Desa Matano, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, menggelar lomba Katinting Race dan Dayung pada event Amran Syam Cup II 2018.
Kegiatan yang disponsori oleh Pemda, DPD JOIN Luwu Timur dan Kantor Berita InputRakyat.co.id ini, mengangkat tema “Morina Matano” yang berlangsung selama dua hari tertanggal 3-4 November 2018, berakhir sukses. Hal ini kali kedua diselenggarakan.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Lutim, H. Amran Syam saat menutup kegiatan mengatakan, saya inginkan Matano maju bangkit. Dan hari ini kita menorehkan catatan sejarah mengangkat budaya tradisional dengan menggelar event ini, ungkapnya.
Selain itu saya mengingatkan kata Amran, mari mengangkat peredaban di Desa Matano diantaranya menjaga mata air bura-bura dan peninggalan-peninggalan sejarah lainnya.
Maka dari itu, mari kita bersatu, jangan ada sekat serta darah yang tumpah di tana Matano. Terus menjaga persauadaraan, sehingga menciptakan kedamaian dan ketentraman, imbuhnya.
Jelang pergantian tahun, kita akan buat kegiatan serupa yang di pusatkan di Sorowako, dengan mengangkat budaya tradisional, seperti lomba dayung, katinting race, lomba gasing, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang berhubungan dengan budaya tradisional.
“Sekali lagi saya sampaikan, jaga persaudaraan dan kekeluargaan, mari kita bangkit dan bersatu untuk memajukan Desa Matano,” pintanya.
Sementara itu, Kades Matano Jonlis DM mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Matano tanpa terkecuali khususnya panitia penyelenggara dalam mensukseskan kegiatan Amran Syam Cup II 2018.
“Alhamdulillah kegiatan ini berlangsung sukses, dan diharapkan tahun depan kegiatan serupa diselenggaran oleh masyarakat Desa Nuha,” harap Jonlis.
Selain itu lanjut Jonlis, saya berharap kepada peserta yang belum beruntung di perlombaan ini agar tidak berkecil hati.”Terus semangat dan berlatih agar di event selanjutnya dapat meraih kemenangan.”
Yang terpenting adalah menjaga kebersamaan serta mengangkat budaya kita dipermukaan, ujarnya.
Tak hanya itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Matano untuk menjaga Kantibmas dalam menghadapi pesta demokrasi tahun 2019 mendatang, tutupnya.
Diakhir kegiatan, H. Amran Syam menyerahkan piala bergilir kepada peserta asal Desa Nuha serta piala dan uang pembinaan yang keluar sebagai juara pada lomba tersebut, selanjutnya disusul penyerahan piala serta uang pembinaan kepada juara lomba dayung kategori pria dan wanita oleh Kades Matano, Jonlis DM.
Hadir dikegiatan tersebut, Kades Nuha, Babinsa dan Kapolsek Nuha serta jajaranya.

Liputan: Arif | Editor: Amk.














