Example 728x250
Example 728x250
Input Metro

BPJS Kesehatan Makassar Gelar Ngopi Bareng Media, Ini Yang Dibahas

493
×

BPJS Kesehatan Makassar Gelar Ngopi Bareng Media, Ini Yang Dibahas

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MAKASSAR,– Kepala BPJS Kesehatan Makassar, M Ichwansyah Gani, menjawab perihal pemberitaan tunggakan BPJS kesehatan yang saat ini masih hangat di beberapa media pada acara bertajuk Ngopi Bareng BPJS Kesehatan.

Dalam pertemuan dengan awak media di Eureka Cafe, Jl Topaz Raya, Kecamatan Panakukkang, Makassar, Jumat (29/3/2019), M Ichwansyah Gani menjelaskan, BPJS Kesehatan telah menyelsaikan tunggakan di beberapa rumah sakit di kota Makassar.

“Hampir semua rumah sakit kami telat membayar satu setengah bulan atau kami baru bisa membayar sampai tanggal jatuh tempo 15 Februari hingga sekarang. Dalam waktu dekat ini dibulan April itu akan ada pembayaran semua hutang rumah sakit tapi dengan catatan yang sudah diajukan ke BPJS kesehatan,” ujar Ichwansyah.

Lanjut Kepala BPJS Makassar ini menjelaskan, sekitar satu milyar kurang lebih hutang yang belum terbayar tetapi BPJS Kesehatan telah menyelesaikan sebagian yang jatuh tempo pada tanggal 15 Februari 2019.

“Ada 43 rumah sakit tapi sebagian telah terbayar, hanya memang di bulan berjalan yang sekarang kami bayarkan baru rata-rata sampai bulan januari karena Februari masih sementara proses verifikasi, bulan tertinggi kami bayarkan dibulan Januari.

“Tahap selanjutnya dibulan April pembayaran jadi setiap bulan walaupun kami terlambat secara jatuh tempo tapi setiap bulan kami selalu ada pembayaran untuk rumah sakit,” tuturnya.

Selain itu, Ichwansyah juga memaparkan bagaimana peran pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan jaminan kesehatan masyarakat ini.

“Memang solusi yang diberikan oleh pemerintah memberikan dana talangan
Karena tiga opsi, pertama menaikkan iuran pemerintah tidak mau menaikkan kemudian yang kedua adalah membatasi manfaat atau mungkin mengurangi manfaat, itu juga pemerintah tidak ambil kemudian yang ketiga adalah penyertaan dana, penyertaan dana inilah yang yang diambil oleh pemerintah,” paparnya.

Liputan : Noya | Editor : Amk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *