Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Buka Camping Ceria, Wabup Irwan Sebut Luwu Timur Darurat Narkoba

528
×

Buka Camping Ceria, Wabup Irwan Sebut Luwu Timur Darurat Narkoba

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Wakil bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menghadiri sekaligus membuka Camping Ceria di Desa Ujung Baru, Kecamatan Tomoni, Lutim, Sulsel, Sabtu (22/12/18) malam.

Kegiatan yang mengusung tema “Cerdas Berprestasi Tanpa Narkoba” itu, diisi dengan sosialisasi Narkoba dan Penanggulangan HIV/AIDS oleh Ketua Gerakan Anti Narkoba (Granat), Muhammad Ayub dan Ketua PSC 119 Lutim, dr. Ani Nurbani selaku pemateri.

Dalam sambutannya sekaligus membuka sosialisasi Wabup Irwan mengatakan, bahwa peredaran dan penggunaan narkoba tidak lagi di temukan di Kota, namun hal itu sudah merambah dan menjadi masif di pelosok-pelosok pedesaan.

Lanjut Wabup Irwan yang juga Ketua BNK Lutim menjelaskan, saat ini bersama Polres Lutim sepakat bahwa Kabupaten Luwu Timur darurat narkoba dan sangat memprihatinkan.

Dengan status yang kita sandang ini kata Wabup Irwan, selaku pemerintah daerah sekaligus Ketua BNK berkewajiban meminta seluruh kepada Kepala Desa di Lutim untuk menganggarkan sosialisasi narkoba, karena kalau berharap dari pemerintah daerah seutuhnya, itu bisa saja tetapi agak lambat, “Ya’ minimal 5 sampai Rp 10 juta pertahun untuk kegiatan seperti ini,” terangnya.

Kalau ini kita tidak lakukan, cepat atau lambat peredaran narkoba akan lebih cepat masuk ke pelosok-pelosok desa, dan ini sudah terjadi, kita berusaha antisipasi hal itu agar tidak bersemayam di pelosok Desa, ujar Irwan yang juga Ketua Komisi Penanggulangan HIV/AIDS.

Disebutnya, pelosok desa yang saat ini tersentuh peredaran narkoba jenis sabu-sabu yakni daerah terpencil Kecamatan Towuti, hal itu dikarenakan didukung oleh penghasilan yang cukup besar, sehingga harga narkoba itu pergram terbilang cukup ringan atau murah.

Demikian halnya di Desa Ujung Baru ini, karena penghasilan masyarakat yakni sektor perkebunan coklat, tentu dikhawatirkan akan mudah memperoleh barang haram tersebut, “Ya’ paling tidak ditukarkan saja dengan satu karung coklat,” nah hal itu tentu kita antisipasi sedini mungkin, demi generasi kita kedepan, tandas Irwan.

Itu dibuktikan baru-baru ini kurang lebih 33 orang anak-anak kita berusia remasa dan dibawah umur tertangkap Polisi, karena telah mengkomsumsi narkoba seperti pil PCC, tembako gorila dan sabu-sabu.

Karena kesemuanya itu lanjut Irwan, terbukti sebagai pengguna dan masih dibawa umur, makanya kami minta ke Polres Lutim untuk di rehab.

“Hal-hal seperti inilah yang sangat mencengangkan dan memprihatinkan. Oleh sebab itu kami berharap penuh keterlibatan orang tua untuk terus memantau anak-anak kita di lingkungan sehari-harinya,” pintanya.

Maka dari itu, saya meminta mulai saat ini mari kita sepakat memerangi peredaran narkoba mulai dari lingkungan kita masing-masing. “Karena kalau bukan kita siapa lagi,” tutup Irwan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, pengurus BNK Kabupaten Luwu Timur, BNK Kecamatan, Satgas Anti Narkoba Desa Ujung Baru, Kades Ujung Baru, Ketua PKK Desa Ujung Baru, jajaran BPD setempat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda serta puluhan peserta camping ceria.

Sekedar diketahui, camping ceria tersebut akan berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu tertanggal 22-23 Desember 2018 di Desa Ujung Baru.

Liputan: Arif | Editor: Amk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *