Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Buka Pesta Rakyat Pekan Seni dan Budaya, Amran Syam : Mari Lestarikan Adat dan Budaya Kita

497
×

Buka Pesta Rakyat Pekan Seni dan Budaya, Amran Syam : Mari Lestarikan Adat dan Budaya Kita

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Ketua DPRD Luwu Timur, H. Amran Syam membuka kegiatan pesta rakyat pekan seni dan dudaya se-Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (22/12/18) di Dermaga Desa Sorowako, Kecamatan Nuha.

Kegiatan tersebut diperkarsai oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Lutim yang bekerjasama dengan Komunitas Pemuda Millenial Luwu Timur.

Pantauan media ini, acara pembukaan pekan seni dan budaya ini, ditandai dengan pemukulan gendang yang sebelumnya juga diawali dengan penampilan sejumlah tari-tarian dan musik tradisional khas Kabupaten Luwu Timur.

Hadir di acara tersebut Sekertaris Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Amiruddin Rumae, Camat Nuha Masdin, Kapolsek Nuha Kompol Samurai Anata, pihak Koramil setempat serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat dan seniman se-Kabupaten Luwu Timur.

Dalam sambutannya, H. Amran Syam mengatakan, bahwa pemerintah daerah bersama DPRD senantiasa berkomitmen untuk menjaga, mengembangkan dan melestarikan adat dan seni budaya.

Olehnya itu, melalui kesempatan ini kami sangat mengapresiasi kepada Komunitas Pemuda Millenial yang telah menginisiasi terselenggaranya Pesta Rakyat Pekan Seni dan Budaya ini, imbuhnya.

Ia menilai bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kesadaran kita semua untuk senantiasa manjaga dan melestarikan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur, mari kita jaga dan kembangkan, pintanya.

Melalui momentum ini tambah Amran, saya mewakili pemerintah daerah meminta kepada seluruh pihak baik tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda hingga pemerihati seni budaya di Kabupaten Luwu Timur agar ikut mengambil peran dalam mempertahankan budaya asli yang ada di Kabupaten Luwu Timur.

“Mari pertahankan seni dan budaya kita, jangan sampai tepengaruh dan larut dalam era globalisasi dan modernisasi saat ini,” ucapnya.

Untuk diketahui, Festival Seni Budaya tersebut akan digelar selama dua hari, tertanggal 22-23 Desember 2018.

Selain pentas seni dan budaya kegiatan ini juga diisi dengan aneka lomba diantaranya, lomba Me Hule (gasing), lomba katinting, lomba fashion show anak pakaian adat, festival musik band arrangement lagu daerah, lomba foto budaya, dan senam kreasi daerah.

Liputan: Yudi/Arif | Editor: Amk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *