Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Bupati Irwan Peduli Tetangga, Damkar Luwu Timur Dikirim Bantu Poso Jinakkan Karhutla

154
×

Bupati Irwan Peduli Tetangga, Damkar Luwu Timur Dikirim Bantu Poso Jinakkan Karhutla

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_POSO — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, menunjukkan kepedulian terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan yang melanda wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Pemkab Luwu Timur mengerahkan armada pemadam untuk membantu petugas di Poso menangani kobaran api.

Tim Damkar Luwu Timur telah tiba di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Pamona Selatan, Minggu (13/9/2026).

Bantuan tersebut difokuskan untuk memperkuat upaya pemadaman di kawasan Pendolo yang dilaporkan mengalami kebakaran cukup luas.

Kebakaran tidak hanya mengancam lahan milik warga. Kobaran api juga sempat menjalar hingga membakar bangunan SMAN 1 Pendolo.

Kondisi itu membuat penanganan kebakaran membutuhkan dukungan personel dan armada tambahan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Luwu Timur, Guntur Hafid, mengatakan pengerahan armada merupakan bentuk respons Pemkab Luwu Timur terhadap kondisi kebakaran yang terjadi di wilayah tetangga.

Menurut Guntur, keberangkatan personel dan armada dilakukan setelah mendapat instruksi langsung dari Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.

“Armada berangkat atas instruksi pimpinan Bupati Luwu Timur,” kata Guntur, Minggu (13/9/2026).

Ia menjelaskan, armada Damkar dari Tomoni membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam untuk mencapai lokasi kebakaran di Poso.

Sementara armada Damkar Poso diperkirakan membutuhkan waktu sekitar lima jam untuk menjangkau titik kebakaran tertentu.

Selain personel Damkar Luwu Timur, upaya penanganan kebakaran juga mendapat dukungan dari Tim Manggala Agni yang turut bergerak menuju lokasi.

Kehadiran armada dari Luwu Timur diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman sekaligus membantu petugas setempat mencegah api meluas ke kawasan permukiman dan fasilitas publik.

Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan koordinasi lintas daerah dalam menghadapi bencana yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat dan lingkungan.

Pemkab Luwu Timur menilai penanganan kebakaran membutuhkan kerja bersama, terlebih ketika kondisi di lapangan membutuhkan tambahan armada dan personel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *