Example 728x250
Example 728x250
Input Sulbar

Cegah Stunting, Penyuluh KB dan Pemerintah Desa Limbua Perkuat Pelayanan Posyandu

51
×

Cegah Stunting, Penyuluh KB dan Pemerintah Desa Limbua Perkuat Pelayanan Posyandu

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MAJENE,— Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak sekaligus mencegah stunting, Penyuluh Keluarga Berencana (KB) bersama Pemerintah Desa Limbua melaksanakan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bagi masyarakat di Dusun Tinggas dan Tinggas Timur, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan Posyandu tersebut melibatkan kader Posyandu, Penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta tenaga kesehatan. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesehatan ibu dan anak terus terpantau secara rutin, khususnya pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan yang merupakan periode penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Dalam kegiatan tersebut, balita mendapatkan berbagai pelayanan kesehatan, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala, hingga pemantauan tumbuh kembang. Hasil pengukuran dicatat sebagai bahan pemantauan pertumbuhan anak secara berkala. Balita juga mendapatkan imunisasi, vitamin, serta edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang.

Tidak hanya balita, ibu hamil turut mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin serta edukasi mengenai pentingnya menjaga asupan makanan bergizi selama masa kehamilan. Pemenuhan gizi ibu hamil menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung kesehatan ibu dan pertumbuhan janin serta mencegah berbagai risiko yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak.

Posyandu merupakan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang dilaksanakan secara rutin untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada keluarga. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh pemantauan kesehatan secara berkala, termasuk penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala, pencatatan perkembangan anak, penyuluhan gizi, pemberian vitamin, imunisasi, serta edukasi kesehatan lainnya.

Kegiatan Posyandu juga menjadi sarana bagi kader, tenaga kesehatan, Penyuluh KB, dan TPK untuk memberikan pendampingan kepada keluarga. Pemantauan secara rutin diharapkan dapat membantu menemukan lebih awal apabila terdapat masalah pertumbuhan maupun perkembangan pada anak sehingga dapat segera ditindaklanjuti.

Penyuluh KB bersama Pemerintah Desa Limbua terus mendorong masyarakat agar aktif membawa balita ke Posyandu dan mengikuti berbagai layanan kesehatan yang tersedia. Peran aktif keluarga sangat diperlukan karena pencegahan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.

Melalui pelaksanaan Posyandu yang rutin dan kolaboratif, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan gizi semakin meningkat. Bersama-sama memantau tumbuh kembang anak, memenuhi kebutuhan gizi keluarga, dan memperkuat pendampingan sejak masa kehamilan menjadi langkah nyata untuk mewujudkan generasi Desa Limbua yang sehat, tumbuh optimal, dan bebas stunting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *