Darnis Calon Muda Berprestasi Ingin Ciptakan Mabonta Jadi Desa Percontohan

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Terdapat banyak medan pengabdian bagi para pemuda untuk membangun negerinya. Bagi Darnis (38), medan pengabdian yang dipilihnya mulai dari lingkup terdekat ingin mengabdikan dirinya di desa kelahirannya sebagai calon kepala desa. Niat Darnis mencalonkan diri jadi kepala desa karena dorongan dari teman-teman pemuda di desa Mabonta yang meminta Darnis untuk pulang kampung dan membangun desanya.

Di usia yang masih 38 tahun, Darnis memiliki segudang visi untuk membuat desanya yang mandiri dan berdaulat. Sebelumnya Darnis memang telah aktif didunia Bahari sebagai seorang Pelayaran dan motivator Karang Taruna di Desanya ia cukup menghidupkan kegiatan bagi remaja di desa tersebut. Danis sempat bekerja di luar kota bahkan hingga akhirnya ke luar negeri namun dirinya pulang kampung karena panggilan dari teman-teman serta orang tuanya yang memintanya pulang untuk mengikuti pemilihan kepala desa. Awalnya Darnis masih belum merencanakan untuk menjadi kepala di desa kelahirannya.

“Saya baru pulang kampung, setelah ada dorongan dari teman Itu pun butuh waktu saya berpikir. Dan adanya dorongan keluarga besar saya juga baru saya membulatkan tekad,” ujar Darnis mengenai pencalonannya menjadi kepala desa.

Walaupun persiapannya untuk mencalonkan diri kepala desa tergolong mendadak, namun sesungguhnya dia sudah memiliki modal yang cukup kuat. Karena pengalaman yang didapati selama berlayar di luar daerah Darnis sudah menyimpan dalam otaknya nantinya akan diaplikasikan setelah dirinya mendapat Amanah jadi pemimpin di Desa Mabonta.

Buat Darnis jabatan Kepala Desa yang nantinya diembannya sesungguhnya tujuan utamanya ingin melakukan pemerataan pembangunan dan peningkatan pendapatan perekonomian masyarakat baik, pertanian, perikanan, kelautan, peternakan, Periwisata dan UKM. Selain itu modal sosial berupa keaktifan di Karang Taruna dan kecintaannya terhadap desanya membuat Darnis memiliki pengetahuan yang memadai serta konsep yang cukup jelas dalam membangun desanya.

Diusianya yang masih 38 tahun, Darnis sebagai calon Kepala Desa termuda di Desa Mabonta tentu saja dengan usia yang masih sangat produktif tersebut, banyak pihak yang sangat mendukung atas kemampuan Darnis. Namun Darnis akan membuktikan bahwa usia muda tak jadi penghalang dalam memimpin, dia coba membuktikan bahwa dia memiliki pandangan dan kemampuan untuk menjadi Kepala Desa.

Berbeda dengan Lurah di kota, Kepala Desa bukan hanya sekedar jabatan administratif namun juga merupakan penyelesai masalah sosial di desa. Berbekal pengalaman terlibat dalam Karang Taruna serta peran aktif untuk melibatkan masyarakat dalam mengembangkan desa, Darnis yakin akan berhasil meraih kepercayaan dari masyarakat.

Satu hal yang diinginkan Darnis dari pencalona dirinya di Mabonta adalah terkait cara dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di desanya tanpa terlalu tergantung dengan bantuan dari luar. Hal itu akan diwujudkan dalam bentuk pengelolaan aset Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang selama ini pengelolaannya terkesan masih berjalan di tempat. Darnis ingin meningkatkan Perusahaan Air Minum Desa (PAMDes), pengolahan sampah, serta adanya lumbung desa.

BUMDes lain yang cukup inovatif adalah sistem lumbung desa. Lumbung desa ini merupakan sistem yang membuat petani dapat memperoleh harga yang lebih stabil dan mahal ketika menjual gabah mereka ke desa. Nanti setelah diolah oleh BUMdes menjadi beras, petani akan membeli kembali dengan harga yang tergolong murah. Tentu saja beras di sini bukanlah beras sembarangan namun merupakan beras unggulan.

“Padi yang nantinya ditanam merupakan benih bantuan cuma – cuma dan varietas yang direkomendasikan dinas pertanian,” ujar Darnis.

Sistem lumbung desa yang digunakannya ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat serta menciptakan kedaulatan pangan di desa Mabontai. Untuk bibit padi ini kelak akan dbuatkan kerjasama dengan Balai Benih sehingga petani memiliki jaminan harga jual sehingga mereka dapat lebih fokus dalam memikirkan cara untuk meningkatkan produktifitas.

Liputan: * | Editor: Redaksi.

Anugrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *