Dinilai Pincang Secara Hukum, Ryan Latif Sarankan Bupati Lutim Cabut Surat Tuntutannya di PT Vale

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Wapres DPP Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Ryan Latif menyarankan Bupati Luwu Timur, Budiman Hakim agar mencabut surat 11 poin tuntutan di PT. Vale Indonesia.

“Justru saya lebih mendukung ketika Bupati mencabut suratnya lalu menerbitkan surat yang isinya lebih elegan, terarah dan tepat guna,” ungkap Ryan Latif kepada media ini, Senin (19/07/2021).

Tetapi sebelum menerbitkan ulang surat tersebut, Bupati hendaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan DPRD dan tim pakar, karena beberapa poin dari surat tuntutan yang sudah dilayangkan ke PT. Vale itu, tidak tepat sasaran dan terkesan seperti tuntutan Ormas atau LSM, sambungnya lagi.

Ia menilai bahwa surat tuntutan itu pincang secara hukum karena tidak dibarengi Peraturan Bupati (Perbup), terutama Peraturan Daerah (Perda) 2019 yang belum memiliki Perbup Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). DPRD Lutim sendiri mengakui ada kesalahan.

Selain itu kata Ryan, seharusnya tuntutan itu bukan hanya ke PT. Vale saja, tetapi diberlakukan seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Luwu Timur seperti PT. Citra Lampia Mandiri (CLM) dan lain-lain.

“Ini hanya saran agar surat tuntutan nantinya punya kekuatan hukum yang lebih baik. Bupati jangan baper atau alergi dengan kritikan, apalagi terdapat kesalahan dan mengakui kesalahan itu,” imbuhnya.

Menurut Ryan Latif, mengenai surat tuntutan tersebut kita juga belum tahu bagaimana isi dibalik 11 poin tersebut, apakah hal itu betul-betul kepentingan masyarakat?.

“Yang lebih tahu apakah itu kepentingan masyarakat atau ada kepentingan pribadi kan isi hati Bupati sendiri dan niatnya,” tandasnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Anugrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *