INPUTRAKYAT_LUTIM, — Dua warga asal Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, meninggal dunia setelah perahu jenis bala-bala yang mereka tumpangi karam di Danau Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.
Kedua korban diketahui bernama Indo Mendeng dan Muh. Jumardi, 20 tahun. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari keluarga, keduanya dalam perjalanan menuju kawasan perkebunan lada milik keluarga di wilayah Lemo-Lemo, Desa Loeha, Kecamatan Towuti.
Mantan Kepala Puskesmas Bantilang, Muhammad Rum, mengatakan kedua korban sebelumnya berangkat dari Sengkang menuju Luwu Timur. Setibanya di Pelabuhan Tokalimbo, perjalanan dilanjutkan menggunakan perahu menuju Pelabuhan Tanjung Batu.
“Di tengah perjalanan, tepatnya tidak jauh dari Pulau Leha, perahu yang ditumpangi karam dan tenggelam,” kata Muhammad Rum.
Menurut Rum, kawasan perkebunan yang menjadi tujuan kedua korban dikelola oleh keluarga mereka yang juga berasal dari Sengkang. Keluarga tersebut, kata dia, telah bermukim sekitar dua tahun di wilayah Desa Tokalimbo.
Setelah mengetahui perahu karam, warga di sekitar pondok pesantren yang berada di kawasan tersebut berupaya memberikan pertolongan. Namun, kedua korban tidak berhasil diselamatkan.
Kedua korban kemudian dievakuasi ke daratan di sekitar pondok pesantren. Jenazah selanjutnya dibawa ke puskesmas untuk dibersihkan dan dipersiapkan sebelum dipulangkan ke daerah asal.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur turut membantu proses pemulangan kedua jenazah menggunakan ambulans jenazah menuju Sengkang, Kabupaten Wajo.
Rum mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, perahu tersebut mengangkut sembilan orang, termasuk motoris. Delapan orang lainnya dilaporkan selamat dalam kejadian tersebut.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti karamnya perahu belum diketahui pasti penyebab karamnya perahu tersebut.
Informasi mengenai kronologi lengkap, serta penyebab kejadian masih menunggu keterangan resmi dari pihak terkait.














