INPUTRAKYAT_LUTIM,–Sekolah Dasar Negeri (SDN) 227 Puncak yang terletak di ibu kota Kabupaten Luwu Timur, tepatnya di Kecamatan Malili, dikabarkan sudah lama tidak memiliki guru agama Islam.
Padahal, kebutuhan guru agama Islam sangat diperlukan untuk mendidik akhlak dan bekal keagamaan siswa di sekolah tersebut.
Pihak sekolah, sudah berulang kali meminta seorang guru agama Islam ke Dinas Pendidikan Luwu Timur. Namun, hingga kini belum terpenuhi.
Hal tersebut dibeberkan Kepala SDN 227 Puncak, Nurmawati kepada InputRakyat.co.id, Senin (20/07/2020).
“Guru agama Islam di sekolah kami sudah lama kosong, bahkan persoalan ini sudah sering kali kami minta ke Dinas Pendidikan tapi belum juga dipenuhi,” jelasnya.
Kasihan sekolah kami tidak memiliki guru agama Islam. Biar tenaga honor kalau tidak ada PNS, yang penting ada guru tetap yang mengisi mata pelajaran agama, ungkapnya.
Menurutnya, ketika tiba mata pelajaran tersebut, terpaksa saya yang mengisi, dari pada dibiarkan kosong, kasihan anak-anak tidak belajar agama Islam.
“Ada sekitar 100 lebih pelajar mulai dari kelas 1 sampai 6 yang beragama Islam, dan setiap hari saya harus mengisi mata pelajaran itu disetiap kelas,” terangnya lagi.
Oleh sebab itu, saya berharap pemerintah daerah melalui dinas pendidikan untuk segera mungkin menintindaklanjuti persoalan ini, tambahnya.
Liputan: Amk | Editor: Redaksi.














