Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

FTBI Luwu Timur 2026: Atikah Zalfa Juara I Pidato Bugis, Siap Melaju ke Tingkat Provinsi

124
×

FTBI Luwu Timur 2026: Atikah Zalfa Juara I Pidato Bugis, Siap Melaju ke Tingkat Provinsi

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,—Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kabupaten Luwu Timur tahun 2026 menjadi ajang bagi para siswa sekolah dasar untuk menunjukkan bakat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya daerah.

Kegiatan yang diikuti sekitar 170 peserta tingkat SD tersebut berlangsung pada Kamis (15/10/2026) di UPT SDN 238 Mallaulu, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Dalam festival ini, para peserta berkompetisi melalui sejumlah kategori lomba, meliputi cerpen Bahasa Bugis, cerpen Bahasa Toraja, pidato Bahasa Bugis, pidato Bahasa Toraja, komedi tunggal Bahasa Bugis, komedi tunggal Bahasa Toraja, serta menulis cerita dalam Bahasa Bugis dan Bahasa Toraja.

Setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai, penyerahan penghargaan kepada para pemenang dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh para orang tua siswa, guru pendidik, serta kepala sekolah yang hadir untuk memberikan dukungan dan apresiasi kepada para peserta berprestasi. Para pemenang menerima penghargaan berupa piala dan uang tunai pembinaan.

Juara pertama mendapatkan Rp800.000, juara kedua Rp600.000, dan juara ketiga Rp400.000.
Dua siswi UPT SDN 238 Mallaulu turut mengharumkan nama sekolah melalui prestasi yang diraih dalam ajang tersebut, yakni:

Atikah Zalfa, meraih Juara I kategori Pidato Bahasa Bugis.Khadijah Alzahra Seno Pein, meraih Juara II kategori Mendongeng Bahasa Toraja.

Kepala UPT SDN 238 Mallaulu yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten Luwu Timur, Hardianto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian para siswa.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan bukti nyata dari kerja keras, bakat, serta kepedulian para siswa dalam melestarikan bahasa dan budaya daerah.

“Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kerja keras, bakat, serta kepedulian kalian dalam melestarikan budaya dan bahasa daerah. Terima kasih telah membawa harum nama sekolah dan menginspirasi teman-teman lainnya untuk terus berkarya,” ujarnya.

Ia berharap prestasi yang diraih dapat menjadi langkah awal bagi para siswa untuk mencapai keberhasilan yang lebih besar pada masa mendatang.

Hardianto juga menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi yang baik antara para pelatih dan orang tua siswa.

Dukungan, motivasi, serta dorongan semangat dari berbagai pihak dinilai menjadi faktor penting dalam membantu siswa mengembangkan potensi dan meraih prestasi.

“Semangat terus, teruslah berprestasi dan berikan yang terbaik,” pesannya kepada para siswa.

Sementara itu, para peserta yang berhasil meraih Juara I pada masing-masing kategori akan melanjutkan perjuangan ke Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Keikutsertaan dalam ajang tingkat provinsi tersebut diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi para siswa untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperkenalkan kekayaan bahasa dan budaya daerah Luwu Timur di tingkat yang lebih luas.

Melalui penyelenggaraan FTBI, pelestarian bahasa daerah diharapkan terus tumbuh di kalangan generasi muda, sehingga bahasa Bugis dan bahasa Toraja tetap hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.(Solihin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *