Ingin Raih APE, DP2PA Luwu Utara Berguru di Luwu Timur

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Sukses meraih penghargaan Nasional Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori Utama tahun 2016 dan 2018 menempatkan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur menjadi objek kunjungan studi tiru dari daerah lain.

Seperti yang terlihat hari ini, Kamis (27/02/2020) sebanyak 20 orang lebih rombongan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Kabupaten Luwu Utara melakukan kunjungan studi tiru di Kabupaten Luwu Timur tepatnya di Aula Dinas Sosial P3A Kabupaten Luwu Timur.

Rombongan Luwu Utara dipimpin Sekretaris DP2PA Kabupaten Luwu Utara, Ratna SKM, MPH didampingi Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Luwu Utara, Fatmawati yang diterima Asisten Pemerintahan, Dohri As’ari mewakili Bupati Luwu Timur didampingi Kadis Sosial P3A Luwu Timur, Sukarti dan beberapa perwakilan OPD Lingkup Pemkab Luwu Timur.

“secara umum, kesuksesan program itu memuat tiga hal yakni dukungan kebijakan, dukungan anggaran dan kolaborasi. Ini yang dilakukan Dinas Sosial P3A dalam mendukung program responsif gender di Kabupaten Luwu Timur” kata Dohri As’ari.

Menurutnya program PUG terintegrasi dengan baik masing-masing OPD kedalam perencanaan penganggaran yang responsif gender.

Kadis Sosial P3A, Sukarti menambahkan ada tujuh pra syarat harus diupayakan untuk mengoptimalkan program responsif gender. Yaitu komitmen, kebijakan dan program, kelembagaan PUG, sumber daya manusia, data dan informasi, instrumen atau alat, dan jejaring atau networking.

Dalam hal kebijakan, program pembangunan daerah mencakup sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur mendukung program responsif gender melalui surat edaran Bupati nomor 090/1650BUP tentang penerapan RKA SKPD Responsif Gender.

Dalam hal dukungan anggaran kata Sukarti, diwujudkan melalui keputusan Bupati nomor 115/III/Tahun 2017 tentang pembentukan teknis anggaran responsif gender di Kabupaten Luwu Timur. Untuk tahun 2018
dari semua OPD, total belanja langsung/APBD Rp 998 milyar lebih dialokasikan Rp 25 miliar lebih atau 2,51 persen sementara tahun 2019 dari total belanja langsung Rp 920 milyar lebih dialokasikan Rp 51 milayar lebih atau 5,51 persen.

“kami siap mendukung upaya Pemkab Luwu Utara meraih penghargaan APE kategori Pratama dan kami juga memohon untuk mendoakan kami meraih penghargaan APE kategori Mentor” tutup Sukarti.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *