Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Ini Alasan Mokole Matano Berubah Jadi Mokole Nuha

803
×

Ini Alasan Mokole Matano Berubah Jadi Mokole Nuha

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Diubahnya Mokole Matano menjadi Mokole Nuha di wilayah Kedatuan Luwu menuai tanda tanya. Khususnya dikalangan masyarakat adat.

H. Andi Baso A. M Opu To La Mattulia selaku Mokole Nuha saat ditemui di kediamannya, Sabtu (14/08/2021) mengungkap alasan kenapa hal tersebut berubah.

Kepada media, Andi Baso menuturkan, bahwa diubahnya nama tersebut tentu ada alasan YM Opu Datu Luwu, Andi Maradang Makkulau mengeluarkan titah.

Namun perubahan nama itu sekali lagi saya katakan tidak mengaburkan atau mengubah sejarah, bahkan itu mengulangi sejarah, Jadi isu yang berkembang diluar dengan perubahan nama ini sudah mengaburkan sejarah tidak lah benar, sambungnya lagi.

Perlu diketahui kata Andi Baso, bahwa saat ini terjadi dualisme Kemokolean Matano, tetapi sebenarnya itu bukan menjadi perdebatan, sebab terkait mengenai pengakuan dan sahnya seorang Mokole itu, itu diputuskan dan ditetapkan oleh Opu Datu, dan itu harus dijalankan.

“Nah, alasan kenapa berubah menjadi Mokole Nuha? itu karena Datu Luwu menghindari kisruh di Kemokoloen ini. Dan konflik seperti itu bukan lah baru kali ini terjadi, bahkan ratusan tahun yang lalu hal serupa pun pernah terjadi,” jelasnya.

Sekali lagi saya pertegas bahwa perubahan tersebut hanyalah sementara dan semata-mata guna menghindari konflik yang saat ini terjadi, terang Andi Baso.

Lanjutnya, terkait beberapa tokoh adat yang mengklaim Kemokolean ini masuk dalam wilayah adat lainnya, itu sama sekali tidak dibenarkan, sebab wilayah Kemokoloen Matano itu adalah wilayah otonom dan tidak dibawahi oleh wilayah adat lainnya yang ada di tana Luwu.

“Kalau ada yang bercerita tentang Kemokoloen ini ya’ silahkan, tetapi harus lah paham dengan sejarah secara utuh tidak sepotong-sepotong tentang lahirnya Kemokoloen Matano dan tatanan yang berlaku sejak turun temurun,” tutupnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *