INPUTRAKYAT_LUTIM,–Foto sepatu merek “HOKA” diduga milik salah satu anggota Paskibraka Kabupaten Luwu Timur viral di media sosial belakangan ini.
Pasalnya, kondisi sepatu dalam foto tersebut tampak kusam dan rusak. Beragam tanggapan dari warganet. Ada mengatakan anggaran dikorupsi.
Tanggapan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Luwu Timur
Kepala Kesbangpol Lutim, Guntur Hafid menepis jika anggaran pengadaan sepatu anggota Paskibraka Rp 1,6 Miliar.
Ia membeberkan, anggaran untuk pengadaan sepatu hingga pakaian mencapai Rp 309 juta.
“Khusus sepatu olahraga anggota Paskibraka di DPA kami senilai Rp 300 ribu per pasang,” ungkapnya.
Kemudian lanjut Guntur, pengadaan ini dipihak ketigakan, kemudian rekanan menawar lewat e-katalog seharga Rp 290 ribu dan potong pajak sebesar 12 persen, jadi sisa anggaran Rp 270.500.
Menurutnya lagi, bahwa selama kegiatan berlangsung sampai selesai kegiatan upacara 17 Agustus, kami tidak pernah mendapatkan laporan atau keluhan kalau ada kerusakan sepatu separah itu.
“Kalau pun kemarin ada laporan kerusakan sepatu dengan separah itu pasti kami tindaklanjuti untuk dilakukan perbaikan maupun penggantian,” jelasnya.
“Tetapi selama kegaiatn berlangsung kami tidak pernah mendapatkan laporan seperti itu, nanti kegaiatan selesai baru lah ada muncul foto seperti ini,” sambungnya lagi.
Tetapi sekali lagi kata Guntur, kami berterima kasih atas kritikan dan masukannya, ini menjadi cambuk bagi kami untuk mengevaluasi bagi kami panitia kedepan.
Sumber anggaran
Ia kembali menegaskan bahwa anggaran yang digunakan pada kegiatan Paskibraka Tahun ini merupakan APBD murni melalui pembahasan anggaran pokok Tahun 2024.














