INPUTRAKYAT_LUTIM,–PT. Citra Lampia Mandiri (CLM), perusahaan yang bergerak disektor pertambangan yang beraktivitas di Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, kini fokus melestarikan lingkungan.
Head Dept Environmental dan Forestry PT. CLM, Sahir mengatakan, saat ini PT. CLM telah melakukan penanaman dan pemeliharaan dalam rangka rehabilitasi DAS seluas 1100 hektar di Desa Harapan, ungkapnya, melalui rilis yang diterima media ini, Minggu (20/4/2025).
Menurutnya, tahun ini akan dilakukan serah terima penanaman kepada Kementerian kehutanan dan pemerintah setempat melalui KPH Angkona XIV seluas 110 hektar sebagai bentuk komitmen kami dalam menjalankan kewajiban perbaikan lingkungan.
“Rehabilitas ini adalah tanggung jawab kami sebagai pemegang IPPK. Olehnya itu, dibutuhkan pendekatan terintegrasi yang melibatkan beberapa pihak, mulai dari pemerintah, perusahaan pertambangan, masyarakat lokal, akademisi dan lembaga riset,” ujarnya.
Lanjutnya, kegiatan besar-besaran dan komprehensif ini, bukan hanya sebagai kewajiban hukum, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang untuk keberlanjutan. Dan kami tidak mau hadir meninggalkan jejak kerusakan lingkungan yang signifikan, meski PT. CLM berkontribusi signifikan terhadap pendapatan negara.
“Aktivitas rehabilitasi dengan menanam beberapa pohon seperti bitti, uru, nyatoh, mahoni dan gmelina. Bahkan kita memanfaatkan dengan menanam bibit buah-buahan yaitu campedak, rambutan, langsat, kemiri, pala dan jengkol,” jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa rehabilitasi DAS sektor pertambangan bukan hanya sekadar tanggung jawab, tetapi juga merupakan peluang. Dengan pendekatan yang terintegrasi dan komprehensif, Indonesia tetap dapat menjadikan lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melindungi lingkungan. Ini merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.















