INPUTRAKYAT_MAKASSAR– Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Makassar melakukan perekaman bagi 554 warga binaan rumah tahanan (Rutan) kelas 1 Makassar. Perekaman di lakukan di lantai 2 ruang staf pengamanan rutan kelas 1 Makassar.
Ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Jemput Bola Perekaman E-KTP Serentak seluruh Indonesia bagi warga Binaan Rutan/Lapas. Ini adalah kerjasama dari Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Makassar ,Komisi Pemilihan Umum (KPU) , Bawaslu Dan Kementerian Hukum dan Ham serta Rutan Kelas 1 Makassar. Kepala Bidan Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Makassar Chaidir, menjelaskan kepada awak media terkait perekaman memang adalah program nasional dan telah menyiapkan alat untuk perekaman.

“Untuk perekaman hari ini Disdukcapil menyiapkan 2 alat perekaman dan 1 alat pencetakan E-KTP. Ini di lakukan agar warga binaan yang tidak memiliki E-KTP langsung bisa melakukan perekaman dan mendapatkan E-KTP mereka. Ini untuk memastikan warga binaan bisa menggunakan hak pilihnya pada pemilihan umum April mendatang” Ungkap Chaidir.
Sementara Itu Kepala Sub Seksi Administrasi Dan Perawatan Rutan Kelas 1 Makassar Fadil Z Mubaraq membeberkan jumlah warga binaan yang ikut melakukan perekaman adalah sebanyak 554 mereka adalah warga binaan dari kota Makassar yang belum melakukan perekaman E-KTP. Ini sesuai dengan hasil pencatatan pihak rutan yang telah mendata secara langsung ke masing-masing warga binaan.

“Perekaman ini dalam rangka pemenuhan syarat konsituonal bagi warga binaan untuk melakukan pemilihan april 2019 yang terdiri dari 554 orang warga yang ikut melakukan perekaman E-KTP , ada 505 pria dan 49 wanita karena kita terkait dengan tempat jadi dari Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Makassar jadi secara otomatis yang di lakukan perekaman hanya yang dari kota Makassar saja”Jelas Fadil.
Fadil menjelaskan perekaman warga binaan ini akan berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 17 Januari hingga 19 Januari 2019. Namun iuntuk warga binaan yang berasal dari luar kota Makassar memang belum di lakukan perekaman di karenakan belum ada informasi dari Disdukcapil Provinsi sulsel , saat ini pihak rutan masih menunggu koordinasi dari dukcapil provinsi.

Gerakan Nasional Jemput Bola Perekaman E-KTP Serentak seluruh Indonesia bagi warga Binaan Rutan/Lapas ini untuk memfasilitasi warga binaan yang tidak memiliki E-KTP. Karena Jika tidak memiliki E-KTP warga binaan ini terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada pemihan umum presiden dan wakil presiden april mendatang.Pihak rutan sendiri memberikan waktu bagi para warga binaan untuk mengikuti perekaman.
Liputan: Noya |Editor: AMD














