Example 728x250
Example 728x250
Input Parlemen

Jihadin Peruge Soroti Masa Depan Anak Lutim, Dorong Pejuang Subuh Jadi Gerakan Pembinaan Generasi

27
×

Jihadin Peruge Soroti Masa Depan Anak Lutim, Dorong Pejuang Subuh Jadi Gerakan Pembinaan Generasi

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM — Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge, memberikan dukungan terhadap Program Pejuang Subuh yang menyasar anak-anak dan pelajar di Kabupaten Luwu Timur.

Menurut Jihadin, kegiatan yang mengajak generasi muda membangun kebiasaan salat Subuh berjamaah tersebut memiliki ruang yang lebih luas sebagai sarana pembinaan karakter.

Pejuang Subuh tidak hanya berhenti pada aktivitas di masjid. Rangkaian kegiatan juga dapat diisi dengan kajian keagamaan, bimbingan belajar, hingga pembinaan karakter anak.

Jihadin menilai pola pembinaan seperti ini penting dilakukan sejak usia dini agar nilai kedisiplinan dan tanggung jawab dapat tumbuh melalui kebiasaan sehari-hari.

“InsyaAllah kami menyambut baik dan mengapresiasi program Pejuang Subuh yang ditujukan kepada anak-anak kita. Ini langkah positif dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya dalam menanamkan nilai keagamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebiasaan hidup yang positif sejak dini,” kata Jihadin kepada media, Sabtu (13/9/2026).

Politisi NasDem Luwu Timur tersebut berharap Pejuang Subuh tidak hanya menjadi program yang berjalan dalam waktu tertentu. Ia mendorong agar kegiatan tersebut terus dikembangkan dan melibatkan banyak unsur masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan anak tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Orang tua, sekolah, guru, tokoh agama hingga lingkungan masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya.

“Semoga terlaksana secara berkelanjutan dengan melibatkan sekolah, orang tua, guru, tokoh agama, serta masyarakat. Pejuang Subuh diharapkan dapat menjadi bagian dari pembinaan generasi muda yang memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dan masyarakat,” ujarnya.

Jihadin mengatakan pembentukan karakter merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah.

Generasi yang tumbuh dengan nilai agama, kedisiplinan dan tanggung jawab, menurut dia, diharapkan mampu menjadi bagian dari sumber daya manusia Luwu Timur pada masa mendatang.

Karena itu, ia berharap pelaksanaan Pejuang Subuh dapat diperluas ke berbagai wilayah, termasuk masjid dan lingkungan sekolah.

Program tersebut direncanakan berlangsung secara rutin dengan melibatkan anak-anak dan pelajar sebagai peserta.

Jihadin berharap kegiatan itu tidak sekadar menjadi rutinitas pagi, tetapi berkembang menjadi ruang pembinaan yang memberikan dampak positif bagi kehidupan anak-anak dan masyarakat Luwu Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *