INPUTRAKYAT_MAKASSAR,– Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan merilis data statistik profil kemiskinan Sulawesi Selatan, Maret 201, Rabu (17/7/2019).
Jumlah penduduk miskin di Sulawesi Selatan Maret 2019 sebesar 767,80 ribu jiwa, mengalami penurunan sebesar 24,83 ribu jiwa jika dibandingkan dengan kondisi Maret 2018.
Persentase penduduk miskin juga turun dari 9,06 persen kondisi Maret 2018 menjadi 8,69 persen pada Maret 2019.
Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah mengatakan persentase penduduk miskin mengalami penurunan baik daerah perkotaan maupun perdesaan selama periode Maret 2018 Maret 2019.
“Pada Maret 2019, sumbangan Garis Kemiskinan Makanan terhadap Garis Kemiskinan sebesar 75,09 persen, sedangkan pada Maret 2018 sebesar 74,80 persen,” ujar Yos Rusdiansyah di kantornya Jl. Haji Bau, Senin 15 Juli 2019.
Komoditas makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai Garis Kemiskinan adalah beras, rokok kretek filter, bandeng telur ayam ras, kue basah, gula pasir, mie instan, dan tongkol/tuna/cakalang.
Untuk komoditas bukan makanan, kontribusi terbesar terhadap Garis Kemiskinan adalah biaya perumahan, listrik, bensin, pendidikan, dan perlengkapan mandi.
Pada periode Maret 2018-Maret 2019, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) menunjukkan penurunan di daerah perkotaan, tetapi di daerah perdesaan cenderung meningkat.
Liputan : Noya | Editor : Amk














