Example 728x250
Example 728x250
Input Hukrim

Kajati Sulsel Lantik Aspidmil dan Tiga Kajari Baru: Tekankan Integritas dan Penguatan Layanan Publik

166
×

Kajati Sulsel Lantik Aspidmil dan Tiga Kajari Baru: Tekankan Integritas dan Penguatan Layanan Publik

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MAKASSAR–Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, memimpin upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan sejumlah pejabat strategis di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Acara berlangsung khidmat di Baruga Adhyaksa Kejati Sulsel pada Selasa, 27 Januari 2026.

Adapun pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya adalah:
* Sutarto Wilson, S.H., M.H. sebagai Asisten Pidana Militer (Aspidmil).
* Syamsurezky, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Takalar.
* Erik Yudistira, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Barru.
* Muhammad Fadly Hasibuan, S.H., M.H., M.M. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Prihatin, seluruh jajaran Asisten, Kabag Tata Usaha, beberapa Kepala Kejaksaan Negeri, serta Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Sulsel beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Kajati Sulsel Dr. Didik Farkhan Alisyahdi menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat penegakan hukum di wilayah Sulawesi Selatan. Ia menyebut mutasi jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan penyegaran organisasi dan perpindahan tongkat estafet kepemimpinan yang krusial.

“Ini adalah momentum untuk memperkuat integritas dan kinerja. Jabatan ini adalah amanah berat dari negara yang menuntut penegakan hukum tegas, berintegritas, dan visioner, terutama dalam menghadapi dinamika perubahan KUHP dan KUHAP,” ujar Didik Farkhan.

 

Kajati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas loyalitas dan kontribusinya, khususnya dalam menyukseskan program unggulan Kejati Sulsel.

* Zero Indekos: Kajati secara khusus memuji Kejari Barru yang telah berhasil menuntaskan program Zero Indekos.
* Layanan Saksi Prima: Keberhasilan eksekusi program layanan bagi saksi yang humanis dan efisien.
* Pidsus: Optimalisasi penanganan perkara tindak pidana khusus (Pidsus) yang telah memenuhi target pimpinan.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Kajati memberikan instruksi spesifik guna memastikan performa institusi tetap terjaga:

* Asisten Pidana Militer (Aspidmil): Wajib memastikan koordinasi yang solid dan harmonis dengan pihak Oditurat serta Polisi Militer.
* Para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari):
* Hadir di tengah masyarakat dan bertindak cepat terhadap perkara yang meresahkan.
* Mengoptimalkan Keadilan Restoratif (Restorative Justice) untuk perkara ringan yang memenuhi syarat.
* Bersikap tegas tanpa kompromi terhadap perkara yang merugikan keuangan negara.
* Menjadikan Kejaksaan sebagai pelayan hukum yang mengayomi dan memberikan rasa aman.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *